Connect with us

Tulang Bawang

Diwakili Asisten Akhmad Suharyo, Pemkab Tuba Buka Giat Pelatihan POPUPM Tahun 2025

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. Akhmad Suharyo membuka kegiatan pelatihan perkembangan optimalisasi pengembangan unit pengaduan masyarakat se-Tulangbawang tahun 2025, Rabu (16/4/2025).

Hadir pada kesempatan itu, Kejaksaan Negeri Tulangbawang, Badan Kerjasama Antar Kampung, jajaran Apdesi Tulangbawang dan kampung, serta para pejabat eselon II dilingkup Pemkab setempat.

Saat sambutannya Dr. Akhmad Suharyo mewakili Bupati Tulangbawang menuturkan atas nama pribadi maupun pemerintah daerah mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya Kejaksaan Negeri Tulangbawang yang mana selama ini telah memberikan pendampingan kepada pemerintahan kampung.

“Adanya pendampingan tersebut telah terbukti secara nyata dapat menekan angka penyalahgunaan Dana Desa,” ungkapnya.

Apalagi peran kejaksaan bukan hanya terbatas pada pengawasan dan pendampingan pengelolaan Dana Desa saja, namun sejak adanya Program Jaksa Garda Desa (JAGA DESA), kejaksaan juga berperan dalam upaya membangun kesadaran hukum masyarakat dan mengoptimalkan peran Rumah Restorative Justice.

Oleh karenanya, pemerintah daerah sangat mendukung dan menyambut baik atas terlaksananya pelatihan yang nantinya dapat memperkuat keberhasilan program Jaga Desa tersebut.

“Seperti kata pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati, pemerintah daerah menilai program tersebut merupakan upaya preventif dari pihak kejaksaan sebelum hal yang tidak diinginkan menimpa oleh aparat pemerintah kampung,” tutur dia.

Maka dari itu, agar semakin memahami apa makna dan tujuan dari program tersebut, dirinya meminta kepada seluruh peserta supaya dapat dengan serius untuk mengikuti pelatihan ini.

Apalagi guna mendukung keberhasilan program tersebut Kejaksaan Republik Indonesia juga telah merilis Aplikasi
Jaga Desa.

“Semoga seluruh peserta dapat segera memahami fungsi dari aplikasi tersebut. Meskipun dapat dikatakan masih baru, namun saya yakin aplikasi tersebut nantinya dapat membuat koordinasi antara pemerintah kampung dengan Kejaksaan Negeri Tulangbawang menjadi semakin mudah, efektif, dan efisien,” paparnya.

Pemerintah daerah juga berharap semogga seluruh upaya pendampingan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Tulangbawang dapat membuat pemerintahan kampung menjadi semakin transparan dan akuntabel, sehingga seluruh program pembangunan semakin terarah dan tepat sasaran.

“Mari kita terus bersinergi demi kemajuan daerah serta terwujudnya Tulangbawang sebagai Kabupaten Udang Manis (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, Sejahtera),” tandasnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Diikuti Seribu Guru, Bupati Qudrotul Ikhwan Hadiri Seminar Nasional How To Be A Great Teacher di Tuba

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M menghadiri langsung kegiatan Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang diikuti ratusan guru di Sai Bumi Nengah Nyapur.

Kegiatan yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw dan Syafi’i Efendi selaku narasumber itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Senin (29/6/2026).

Untuk diketahui, kegiatan seminar pendidikan tersebut diikuti oleh kurang lebih seribu para tenaga pendidik dengan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas serta semangat para guru dalam mendidik generasi bangsa lebih baik lagi kedepannya.

Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar nasional itu.

Selain itu, pihaknya juga akan terus mendukung peningkatan kompetensi para tenaga pendidik melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.

Karena menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda sejak dini.

“Guru bukan hanya sekadar pengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi anak-anak didik,” tegas dia.

Qudrotul berharap melalui seminar ini para guru semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri hingga mampu menciptakan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tulangbawang.

Ditempat yang sama, Ketua Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung, Elfa Sari menuturkan bahwa kegiatan seminar nasional tersebut bertujuan untuk membangun semangat dan karakter guru agar mampu menjadi pendidik yang inspiratif di era modern.

“Menjadi guru hebat bukan hanya tentang mengajar, tetapi bagaimana seorang guru mampu memberikan inspirasi, membangun karakter, serta menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw menjelaskan terdapat kurang lebih total seribu guru yang hadir dalam seminar nasional tersebut.

“Semua ada baik tingkat TK, SD, dan SMP di 15 Kecamatan yang ada di Tulangbawang,” terangnya.

Dirinya berharap dengan mengikuti seminar nasional How To Be A Great Teache ini para Guru dapat lebih meningkatkan kompetensi mereka, sehingga nantinya dapat lebih giat serta profesional dalam proses belajar mengajar disekolah.

“Dan yang terpenting, ilmu yg didapat itu harus dan dapat diterapkan disekolah masing-masing. Karena walaupun sering mengikuti pelatihan jika tidak diterapkan juga percuma, maka dari itu dengan adanya momentum ini para Guru diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sebaik mungkin di sekolah masing-masing,” harapnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading