Connect with us

Tulang Bawang

Bakal Gelar Syukuran, Relawan Qodham Potong Lima Kerbau Untuk 24 April 2025 Mendatang

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Relawan pasangan calon Qudrotul-Hankam (QODHAM) akan menggelar pesta rakyat dalam bentuk syukuran dan halal bihalal di Lapangan Pemda Tulangbawang pada Rabu, 24 April 2025 mendatang.

Bahkan sebanyak lima ekor kerbau akan dipotong dalam acara yang diproyeksikan dihadiri sekitar 6.000 orang dari berbagai wilayah di Tulangbawang tersebut.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil Pemilu 2024, di mana pasangan QODHAM unggul berdasarkan hasil rekapitulasi di sejumlah kecamatan.

“Ini adalah wujud rasa syukur kami atas amanah dan kepercayaan masyarakat. Lima ekor kerbau disiapkan sebagai simbol kebersamaan dan berbagi,” jelas Gentur Sumedi, Liaison Officer (LO) QODHAM saat dikonfirmasi pada Rabu (16/4/2025) kemarin.

Selain pemotongan hewan kurban dan makan bersama, acara juga akan diisi dengan siraman rohani dan doa bersama.

Panggung hiburan juga disiapkan untuk masyarakat umum dengan menghadirkan konser orkes dangdut tradisional. Pertunjukan musik tersebut akan dimulai sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

“Syukuran ini kami buat terbuka untuk siapa saja. Bukan hanya pendukung, tapi seluruh masyarakat Tulangbawang,” tambah Gentur.

Kegiatan tersebut diorganisasi secara mandiri oleh relawan dengan dukungan dari simpatisan dan tokoh-tokoh masyarakat lokal. Aparat keamanan dijadwalkan akan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan memastikan kegiatan berjalan kondusif. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Diikuti Seribu Guru, Bupati Qudrotul Ikhwan Hadiri Seminar Nasional How To Be A Great Teacher di Tuba

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M menghadiri langsung kegiatan Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang diikuti ratusan guru di Sai Bumi Nengah Nyapur.

Kegiatan yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw dan Syafi’i Efendi selaku narasumber itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Senin (29/6/2026).

Untuk diketahui, kegiatan seminar pendidikan tersebut diikuti oleh kurang lebih seribu para tenaga pendidik dengan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas serta semangat para guru dalam mendidik generasi bangsa lebih baik lagi kedepannya.

Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar nasional itu.

Selain itu, pihaknya juga akan terus mendukung peningkatan kompetensi para tenaga pendidik melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.

Karena menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda sejak dini.

“Guru bukan hanya sekadar pengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi anak-anak didik,” tegas dia.

Qudrotul berharap melalui seminar ini para guru semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri hingga mampu menciptakan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tulangbawang.

Ditempat yang sama, Ketua Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung, Elfa Sari menuturkan bahwa kegiatan seminar nasional tersebut bertujuan untuk membangun semangat dan karakter guru agar mampu menjadi pendidik yang inspiratif di era modern.

“Menjadi guru hebat bukan hanya tentang mengajar, tetapi bagaimana seorang guru mampu memberikan inspirasi, membangun karakter, serta menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw menjelaskan terdapat kurang lebih total seribu guru yang hadir dalam seminar nasional tersebut.

“Semua ada baik tingkat TK, SD, dan SMP di 15 Kecamatan yang ada di Tulangbawang,” terangnya.

Dirinya berharap dengan mengikuti seminar nasional How To Be A Great Teache ini para Guru dapat lebih meningkatkan kompetensi mereka, sehingga nantinya dapat lebih giat serta profesional dalam proses belajar mengajar disekolah.

“Dan yang terpenting, ilmu yg didapat itu harus dan dapat diterapkan disekolah masing-masing. Karena walaupun sering mengikuti pelatihan jika tidak diterapkan juga percuma, maka dari itu dengan adanya momentum ini para Guru diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sebaik mungkin di sekolah masing-masing,” harapnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading