Tulang Bawang Barat
Hebat dan Wibawanya Pemkab Tubaba Bergantung pada Kinerja Seluruh ASN dan Staf
Alteripost Tubaba – Hebat dan wibawanya Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sangat bergantung pada kinerja seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf di lingkungan Pemkab Tubaba.
Pernyataan tersebut disampaikan dengan tegas oleh Bupati Novriwan Jaya saat memimpin Apel Bulanan yang berlangsung di Lapangan Upacara Pemkab setempat, pada Kamis (17/04/2025).
“Dipundak bapak dan ibu inilah mau dibawa kemana Kabupaten Tubaba yang kita cintai ini. Pada kesempatan yang baik ini mari kita bersama-sama tingkatkan kinerja kita. Bapak dan ibu mendapatkan jabatan dengan cara menunjukkan kinerja yang baik,” kata Bupati Novriwan.
Ia mengingatkan pesan Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri saat melaksanakan retreat beberapa bulan lalu, yakni saatnya seluruh ASN untuk berubah dan memperbaiki kinerja.
“Ingat perjuangan kita sebelum menjadi ASN, maka dari itu mari kita perbaiki kinerja kita dan mari kita perbaiki integritas kita selaku ASN. Tidak ada yang bisa memperbaiki kredibilitas kita kalau bukan kita sendiri,” pesannya.
Selain kembali mengingatkan pelaksanaan program Tubaba Berqurban kepada seluruh ASN, bupati juga menghimbau untuk mengurangi sampah plastik dengan menggunakan tumbler (botol air minum). “Saya ingatkan, jangan sampai kendur semangat untuk melaksanakan dan mendukung program Tubaba Berqurban, segera bayar. Karena kita menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota yang lain.”
Ia juga meminta seluruh ASN untuk bersama-sama mengkampanyekan kebersihan lingkungan serta pengurangan sampah plastik.
“Mari kita mulai pilah sampah kita dimulai dari rumah masing-masing. Lalu bapak Sekda segera dibuat edaran tentang penggunaan tumbler. Dan program tersebut sudah lama kita laksanakan dan mari kita aktifkan kembali. Jadi kita kerja, anak-anak sekolah dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan kita budayakan menggunakan tumbler demi meminimalisir sampah plastik minuman,” tuturnya.
Selain itu, bupati juga mengajak untuk bersama-sama membuat sektor peternakan menjadi unggulan di Kabupaten Tubaba.
“Saya himbau bagi kita yang tinggal dan memiliki rumah di Tubaba, mari kita tanam odot di sekitar rumah kita supaya bisa dimanfaatkan oleh peternak-peternak Tubaba dari pada ditumbuhi rumput.” pungkasnya.(*)
Lampung
Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027
Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).
Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.
Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.
Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.
“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.
Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.
Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.
Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.
“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.
Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.
Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.
“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.
Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

