Ruwajurai
Hari KI Sedunia 2025: Kemenkumham Lampung Gelar Mobile IP Clinic di SMK-SMTI
Alteripost Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang jatuh pada 26 April 2025, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Lampung menggelar kegiatan Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) di SMK-SMTI Bandar Lampung, Sabtu (26/4/2025).
Kegiatan MIC yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual ini dibuka langsung oleh Direktur Jendral Kekayaan Intelektual, Razilu dan dilaksanakan secara serentak di 33 Kanwil se-Indonesia yang dituangkan dalam bentuk kegiatan yang kreatif dan inovatif.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Benny Daryono didampingi Kepala Bidang Pelayanan KI, Yanvaldi Yanuar; Kepala Bidang Pelayanan AHU, Arlisa Noviriantono dan Tim KI Kanwil Kemenkum Lampung mengunjungi SMK-SMTI Bandar Lampung untuk mengenalkan Kekayaan Intelektual, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pelajar mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, tujuannya adalah untuk mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan generasi muda sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045
Mewakili Kepala Kantor Wilayah, Santosa, Kadiv Benny dalam sambutannya menjelaskan dalam rangka perayaan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ini Kanwil Kemenkum Lampung akan menyelenggarakan kegiatan dengan agenda Guru Kekayaan Intelektual (RuKI) Bergerak serta Layanan Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) di SMK-SMTI Bandar Lampung.
“Kita semua berharap melalui Perayaan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia dapat memperkenalkan Kekayaan Intelektual kepada masyarakat di Provinsi Lampung khususnya para siswa/siswi SMK SMTI Bandar Lampung guna meningkatkan pertumbuhan kekayaan intelektual baik secara kuantitas maupun kualitas sehingga pada akhirnya berdampak baik dalam pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.” Ucap Kadiv Benny.
Dilanjutkan dengan Sosialisasi tentang KI, Materi yang disampaikan oleh Tim RuKI Kanwil Lampung mencakup topik-topik tentang Kekayaan Intelektual seperti Merek, Cipta, Paten, dan Desain Industri, dengan contoh-contoh yang ringan dan menarik agar mudah dipahami oleh para siswa yang mengikuti kegiatan.
Pada kesempatan yang sama juga Kadiv Yankum Bapak Benny dan Tim berkesempatan untuk melihat hasil karya dari para Siswa/Siswi SMA-SMTI Bandar Lampung yang beragam seperti Sabun, Hand Sanitizer, dan berbagai karya lainnya. Tim KI Kanwil Kemenkum Lampung mengapresiasi hasil karya para Siswa dan mendorong agar hasil karya yang sangat kreatif dan inovatif ini untuk segera didaftarkan mereknya agar mendapat perlindungan hukum serta dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya hak kekayaan intelektual. Mulai dari hak cipta, paten, merek, hingga desain industri sebagai langkah strategis untuk melindungi setiap karya dan inovasi mereka, sekaligus membekali mereka menghadapi tantangan di masa depan.(*)
Bandar Lampung
Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan
Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).
Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.
Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.
Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.
“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

