Ruwajurai
Doni Ferdian Nahkodai Pengprov PPI Lampung Masa Bakti 2024-2029
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pengurus Provinsi (Pengprov) Purna Paskibraka Indonesia (PPI)Lampung, Masa Bakti 2024-2029 resmi di kukuhkan, di Balai Keratun Bandarlampung, Sabtu (26/04/2025).
Ketua Pengprov PPI Lampung Doni Ferdian mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya pelantikan pada hari ini. Tentu, agenda ini berkat suport dan dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah Provinsi (Pempov) Lampung.
“Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Gubernur, yang telah mensuport kegiatan hari ini. Tentu, kami minta dukungan dan suport ini bisa terus dilakukan. Kemudian PPI dapat bekerja secara maksimal menjalankan program-prorgam yang sudah disusun,” kata Doni Ferdian.
Lebih lanjut, Doni Ferdian mengungkapkan keterlibatannya dalam pengurus PPI kurang lebih 20 tahun, di Kabupaten Lampung Utara. Namun, di kesempatan kali ini. Teman-teman Kabupaten/kota mempercayakan amanah memimpin PPI periode 2024-2029.
“Alhamdulillah, secara demokrasi. Saya terpilih menjadi Ketua. ”
“Organisasi ini, sama seperti yang lain. Namun, pembedanya jumlah anggota setiap tahunnya bertambah,” ujarnya.
Meski saat ini ada peraturan terbaru, Doni melanjutkan, Pengprov PPI Lampung meminta untuk dilibatkan dalam semua hal, khususnya berkaitan dengan Paskibraka. Sebab, dirinya memiliki pengalaman dimasa kepengurusan di Kabupaten Lampung Utara, yaitu banyak Program yang sudah dijalankan. Diantaranya, Bansos, pembinaan olarahraga.
“Mohon ijin Pak Gub, Ketum. Di Lampung Utara, program kerja yang saya lakukan banyak. Insya Allah, kegiatan semacam itu, bisa di lakukan di Provinsi. Suport, dari Pemprov manjadi harapan kami, untuk menjalankan program Paskibraka dengan baik,” ungkapnya.
Terlepas, kata Doni. Ada regulasi baru. Karena, pihaknya membina semua dan adik-adik Paskibraka di Kabupaten/kota sehingga seleksi saat ini semakin ketat.
“Mohon, kami dilibatkan. Karena kami yakin punya kemampuan. Meski ada regulasi baru, apapun bentuk Paskibraka di Provinsi Lampung. Kami sadar, untuk membantu Provinsi secara maksimal,” tegasnya.
Sementara, Ketua Umum PP PPI, Gousta Ferriza mengucapkan selamat kepada Pengurus Provinsi Lampung masa bakti 2024-2029 yang telah resmi dikukuhkan.
“Saya berharap, kepengurusan ini dapat menjalan amanah sesuai AD/ART yang ada. Dan menjalin sinergi serta komunikasi dengan pengurus pusat dan kabupaten/kota. Karena, PPI Lampung merupakan sebuah organisasi yang baik. Dan Alhamdulillah, Lampung sudah menunjukan sinergitas yang baik sejak kepengurusan yang terdahulu,” kata Gousta Ferriza. Usai pelantikan.
Menurutnya, kedepan tantangan PPI sangat berat. Salah satunya, PPI hadir untuk siapa,? Jangan jadikan PP organisasi 17-san semata. Tetapi, Tugas PPI adalah membina para purna.
“Inilah peran utama dari organisasi PPI. Yaitu, Memberikan ruang dan kesempatan adik-adik kita kedepannya. Minimal, dapat bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” tegasnya. (Rls)
Ruwajurai
Ratusan Senjata Api dan Amunisi Dimusnahkan, Polda Lampung Perketat Pengawasan
Alteripost Lampung – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung mengamankan proses pemusnahan barang bukti berupa ratusan senjata api dan amunisi hasil penyerahan sukarela masyarakat di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan wilayah guna mencegah penyalahgunaan senjata api ilegal.
Pemusnahan dilakukan terhadap 166 pucuk senjata api yang terdiri dari 140 senjata api laras pendek dan 26 senjata api laras panjang. Selain itu, sebanyak 114 butir amunisi dari berbagai kaliber turut dimusnahkan.
Proses pengamanan dipimpin personel ahli Detasemen Gegana di bawah pimpinan Iptu Posler Sitanggang. Sebelum dimusnahkan, setiap senjata terlebih dahulu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada amunisi yang masih tersisa di dalam silinder maupun magasin sehingga proses penghancuran berlangsung aman sesuai prosedur.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, di antaranya Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso melalui Danden Gegana menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berdasarkan surat perintah resmi.
“Seluruh senjata yang dimusnahkan dipastikan sudah tidak dapat digunakan kembali sehingga tidak berpotensi disalahgunakan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Polda Lampung berharap pemusnahan barang bukti ini dapat menekan angka kriminalitas yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal maupun rakitan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin serta pentingnya peran aktif warga dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.(*)

