Connect with us

DPRD

Komisi V DPRD Lampung Respon Keluhan Soal Sekolah Kekurangan Murid

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Budhi Condrowati, menanggapi keluhan Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMA/SMK Swasta Kota Bandar Lampung terkait kekurangan siswa yang semakin memprihatinkan.

Budhi mengatakan, Komisi V memahami sejumlah persoalan yang disampaikan FKKS, mulai dari sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB), kebijakan zonasi, pendirian sekolah negeri baru, hingga distribusi siswa yang dinilai timpang dan merugikan sekolah swasta.

“Intinya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung harus memiliki kebijakan yang seimbang. Sekolah negeri tetap berjalan, tapi sekolah swasta jangan sampai mati,” ujar Budhi Condrowati dalam pertemuan di Ruang Komisi V DPRD Lampung, Senin (7/7/2025).

Budhi juga menegaskan, pihaknya akan mendorong keterlibatan FKKS dalam proses perencanaan PPDB ke depan.

“Ini akan saya sampaikan ke Pak Kadis (Kepala Dinas Pendidikan). Mari kita doakan bersama agar ada jalan keluar terbaik,” tambahnya.

Kehadiran FKKS diterima langsung oleh anggota Komisi V lainnya, yakni Syukron Muchtar (PKS) dan M. Junaidi (Demokrat), bersama Budhi Condrowati (PDIP).

Para kepala sekolah swasta mengaku resah karena jumlah peserta didik terus menurun setiap tahunnya. Bahkan, beberapa sekolah swasta di Bandar Lampung terpaksa tutup akibat tidak mendapatkan murid.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading