Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana: Pembangunan Harus Ramah Perempuan dan Anak
Alteripost Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menghadiri penandatanganan komitmen bersama Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (27/09/2025).
Acara yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung ini membahas penguatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), serta upaya mewujudkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) melalui Desa Tapis Provinsi Lampung. Selain itu, juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan capaian Provinsi/Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025-2030.
Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, komitmen ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam membangun daerah yang lebih ramah, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung siap mendukung penuh pengarusutamaan gender dan program kabupaten/kota layak anak. Kita ingin menghadirkan ruang yang aman, ramah, dan inklusif bagi seluruh masyarakat, demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan,” ujar Eva Dwiana.
Melalui penandatanganan ini, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kebijakan dan program pembangunan yang responsif gender, serta meningkatkan layanan perlindungan dan kesejahteraan anak menuju Bandar Lampung Kota Layak Anak.(*)
Bandar Lampung
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Terima Disway Top Regional Leader Awards 2026
Alteripost Jakarta – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif. Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (11/6/2026) di Hotel JW Marriott, Jakarta.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan. Menurut beliau penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja keras Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini luar biasa, karena apa yang kami kerjakan dan lakukan ternyata mendapat penilaian dari masyarakat. Semua yang kami lakukan adalah untuk masyarakat,” ujar Walikota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana.
Disway National Network menggelar ajang apresiasi bergengsi ini sebagai bentuk penghargaan kepada kepala daerah di seluruh Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kemajuan di daerahnya. Kegiatan tersebut dikemas dalam Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang dirangkaikan dengan Leadership Forum dan Awarding Ceremony bertema “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional.”
Acara dipandu langsung oleh Founder Disway Group, Dahlan Iskan, dan menghadirkan narasumber Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. Forum tersebut membahas berbagai strategi penguatan ekonomi daerah, termasuk potensi Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai salah satu motor penggerak ekonomi baru di daerah.
Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 diberikan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Founder Disway Group, Dahlan Iskan, mengatakan bahwa kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menjalankan pemerintahan. Karena itu, pemimpin daerah yang mampu menunjukkan prestasi, inovasi, dan menghadirkan perubahan positif layak mendapatkan apresiasi di tingkat nasional.
“Disway Top Regional Leader Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Dahlan Iskan.
Penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian yang objektif dan terukur dengan melibatkan pengolahan data primer dan sekunder, survei publik, audit independen, serta penilaian dewan pakar dan pimpinan media jaringan Disway National Network yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Adapun indikator penilaian mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan, inovasi layanan publik, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

