Bandar Lampung
Dispar Bandar Lampung Gelar Pelatihan dan Sertifikasi untuk Tingkatkan SDM Pariwisata
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pariwisata terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para pelaku pariwisata di kota setempat.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci dalam menghadirkan pelayanan prima bagi wisatawan.
“Kualitas SDM pariwisata akan meningkat bila disertai pelatihan dan sertifikasi kompetensi di bidang tersebut,” ujar Adiansyah, Sabtu (4/10/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya akan menggelar dua program sekaligus, yaitu pelatihan digital marketing untuk 50 peserta dan sertifikasi kompetensi bagi 50 peserta lainnya. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bandar Lampung.
“Harapan kita, dengan SDM yang sudah terlatih dan bersertifikat, pelayanan kepada wisatawan bisa semakin baik. Standarnya sudah Asia, jadi pelayanan, fasilitas, dan produk pariwisata akan lebih profesional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Adiansyah menuturkan bahwa peningkatan pelayanan yang sesuai standar internasional akan memberi efek langsung pada pertumbuhan kunjungan wisatawan.
“Kalau pelayanan semakin baik, kita optimis jumlah kunjungan wisata ke Bandar Lampung meningkat,” ujarnya.
Dengan berbagai upaya peningkatan kapasitas SDM ini, Dinas Pariwisata berharap sektor pariwisata Bandar Lampung dapat semakin berkembang dan berdaya saing di tingkat nasional maupun regional.(*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

