Bandar Lampung
Aksi Bersih TPU, Pemkot Bandar Lampung Dorong Budaya Gotong Royong
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar kegiatan bersih-bersih dan gotong royong di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU). Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum.
Gotong royong tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat terkait, relawan, serta masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama membersihkan area pemakaman, mulai dari pembersihan rumput liar, pemangkasan semak, pengangkutan sampah, hingga penataan lingkungan di sekitar TPU.
Pemkot Bandar Lampung menilai kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Partisipasi berbagai pihak diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan fasilitas umum.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata. Kegiatan bersih-bersih TPU ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong budaya kepedulian terhadap lingkungan. (Ta).
Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Hadir di Tengah Duka Korban Banjir Garuntang
Alteripost Bandar Lampung – Di tengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4/2026) malam, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung menemui keluarga korban yang terbawa arus sungai di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan berupa tali asih kepada keluarga korban. Ia juga menyalurkan bantuan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Wali Kota terlihat tetap berada di lokasi meskipun hujan deras masih mengguyur dan sejumlah gorong-gorong meluap hingga ke badan jalan. Ia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir agar segera surut.
Selain itu, Bunda Eva memastikan warga yang terdampak langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Salah satu keluarga korban, Andri (35), warga RT 06 Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, mengungkapkan detik-detik peristiwa yang merenggut nyawa istrinya, Dewi Melani (34).
Di hadapan Wali Kota, Andri menceritakan bahwa saat kejadian, dirinya sempat memegang tangan sang istri sebelum akhirnya terpisah akibat derasnya arus banjir bandang.
“Saat kejadian, satu anak saya berada di atas loteng. Kami sedang beres-beres, lalu air datang dengan cepat. Tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol,” ungkap Andri dengan nada sedih.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir.(*)

