Tulang Bawang
Pastikan Sudah Sesuai SOP, Wakil Bupati Hankam Hasan Turun Langsung Cek 6 Lokasi SPPG di Banjar Agung
Alteripost Tulang Bawang – Wakil Bupati Tulangbawang Hankam Hasan melakukan monitoring ke enam titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Banjar Agung, Jumat (27/2/2026).
Adapun 6 titik SPPG di Kecamatan Banjar Agung itu antara lain SPPG yayasan harmoni sejahtera bersama, SPPG yayasan anak bangsa sehat sejahtera, SPPG yayasan darul fattah way bungur, SPPG siger anugerah nusantara abadi, SPPG yayasan bina insan mulia Madani dan SPPG yayasan cahaya al barkah bambuduri.
Monitoring tersebut dilakukan pihaknya guna memastikan secara keseluruhan bahwa Dapur makan bergizi gratis (MBG) yang ada di Kecamatan Banjar Agung secara kualitas sudah sesuai dengan standard nasional.
Bahkan pihaknya juga mengecek Instalasi Pengolahan Air Limbah Makan Bergizi Gratis (IPAL MBG) yang merupakan lokasi pengolahan limbah cair khusus menangani air cucian peralatan masak, lemak, dan sisa makanan dari dapur program MBG tersebut.
Dari 6 titik SPPG yang disidak oleh Wakil Bupati Tulangbawang Hankam Hasan, terdapat 3 SPPG yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sedangkan 3 SPPG belum memiliki SLHS.
“Seluruh dapur MBG di Kabupaten Tulangbawang harus baik dan berkualitas sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelas Wakil Bupati Hankam Hasan dalam monitoring itu.
“Insyaallah kedepan seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Tulangbawang akan mengikuti standar operasional yang telah ditentukan oleh BGN”, tambahnya
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan terkait hasil monitoring itu, diketahui terdapat 3 SPPG yang belum memiliki SLHS dan hampir menyeluruh ada di Ipal.
“Ada 3 yang sudah SLHS dan 3 belum, untuk Ipal hampir menyeluruh kurang optimal, karena mereka menggunakan standar terendah dari yang dianjurkan BGN. Semestinya pihak SPPG miliki wadah yang sesuai standar seperti yang digunakan perkotaan, lebih ramah lingkungan dan lebih mudah dirawat”, terangnya.
Hankam Hasan mengingatkan kepada seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Tulangbawang untuk segera memenuhi persyaratan baik SLHS maupun Ipal yang sesuai standar BGN.
“Mulai hari ini Pemerintah Daerah mengambil sikap tegas kepada seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Tulangbawang, memberikan batas waktu 20 hari untuk mengurusi segala macam persyaratan baik SLHS maupun Ipal. Kita tegas apabila pihak SPPG masih lalai pemerintah daerah langsung yang akan mendesak BGN untuk memberikan sangsi penutupan sementara bahkan hingga tutup permanen,” tegasnya. (Can)
Tulang Bawang
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Tuba Gelar Rapat Persiapan Giat Pawai dan Seni Budaya
Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar rapat persiapan Pawai dan Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Rapat tersebut digelar di aula rapat lantai II Bupati setempat, Kamis (06/08/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Antoni. Hadir juga pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Kepala Sekolah, serta perwakilan komunitas seni se-Kabupaten Tulangbawang.
Dalam pawai budaya tersebut nantinya direncanakan akan menampilkan beragam penampilan, salah satunya lomba Drum band dari Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-kabupaten Tulangbawang
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang menyampaikan bahwa salah satu agenda utama adalah pawai dramband yang akan dilaksanakan di Kota Menggala Rute Tangga Raja – Aspol Menggala.
“Untuk peserta dramband kita libatkan total 16 grup. Rinciannya 6 dari SD, 6 dari SMP, dan 4 dari SMA yang memiliki ekstrakurikuler dramband di Kabupaten Tulangbawang,” ungkapnya.
Menurutnya, Kegiatan pawai ini bukan hanya hiburan. Ini bentuk syukur kemerdekaan. Saya harap semua peserta tampil maksimal, tertib, dan menjadi contoh yang baik,” tuturnya.
Selain pawai dramband, rapat juga membahas persiapan pertunjukan seni budaya, penentuan rute, jadwal, serta unsur pengamanan dan ketertiban.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan meminta seluruh OPD, sekolah, dan komunitas terkait untuk berkoordinasi dengan baik.
“Kita ingin HUT RI ke-81 di Tulangbawang ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menampilkan kekayaan budaya daerah yang ada,” terang Antoni. (Can)

