Lampung
Pemprov Lampung Terbitkan Dua SE Jelang Lebaran
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerbitkan dua Surat Edaran (SE) sebagai langkah memperkuat disiplin aparatur sekaligus mencegah praktik korupsi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026.
SE tersebut mencakup tentang penggunaan kendaraan dinas operasional selama masa mudik Lebaran serta Surat Edaran mengenai pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait momentum hari raya.
Melalui SE Nomor 44 Tahun 2026, Pemprov Lampung menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak diperkenankan menggunakan kendaraan dinas operasional untuk kepentingan mudik.
SE tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah serta Direksi BUMD di lingkungan Pemprov Lampung sebagai pedoman penggunaan kendaraan dinas selama masa libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung pada 18 hingga 24 Maret 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa fasilitas kendaraan dinas harus dimanfaatkan secara tepat sesuai dengan peruntukannya.
“Melalui Surat Edaran ini kami ingin memastikan bahwa seluruh aparatur tetap menjaga disiplin dalam penggunaan fasilitas negara. Kendaraan dinas merupakan sarana pendukung tugas pemerintahan yang penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan dan hanya untuk kepentingan kedinasan,” ujar Marindo.
Selain pengaturan penggunaan kendaraan dinas, ASN dan pegawai BUMD yang melaksanakan perjalanan mudik juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas guna menjaga ketertiban, kelancaran, dan keselamatan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Di sisi lain, Pemprov Lampung juga menerbitkan Surat Edaran tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Kebijakan ini ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, Direksi BUMD, serta pimpinan asosiasi, perusahaan, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan mencegah praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.
Surat edaran tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai pelaporan gratifikasi, Peraturan Gubernur Lampung tentang pedoman pengendalian gratifikasi, serta Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
Melalui edaran tersebut, ASN dan penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung diingatkan untuk menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak meminta, memberikan, maupun menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugasnya.
“Aparatur pemerintah harus menjadi contoh dalam menjaga integritas. Kami mengingatkan seluruh ASN agar tidak terlibat dalam praktik gratifikasi maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan,” kata Marindo Kurniawan.
Selain itu, ASN maupun Non-ASN dilarang melakukan permintaan dana atau hadiah kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak lain dengan mengatasnamakan institusi, baik secara tertulis maupun tidak tertulis, karena berpotensi melanggar ketentuan hukum dan dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi.
Dalam hal terdapat penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan, aparatur diwajibkan melaporkannya kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Pemprov Lampung disertai penjelasan dan dokumentasi penyerahan. Selanjutnya laporan tersebut akan diteruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi melalui aplikasi pelaporan gratifikasi (GOL).
Sekdaprov Marindo meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memperkuat pengawasan internal, melakukan mitigasi terhadap potensi gratifikasi di unit kerja masing-masing, serta memastikan seluruh pegawai menjaga profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas.
Melalui kedua edaran ini, Pemprov Lampung berharap kedisiplinan aparatur dalam penggunaan fasilitas negara semakin meningkat sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. (Red)
Lampung
Berbekal Persiapan Matang, Wira Optimis Cabor Tenis Bakal Mendulang Emas di Porwanas
Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah hadir Langsung memberi motivasi untuk Cabang Olahraga Tenis Lamangan SIWO PWI Lampung dalam mempersiapkan atlet untuk pelaksanaan suksesi pekan olahraga wartawan Nasional (Porwanas) pada April 2027 mendatang.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengatakan, dirinya sangat optimis untuk mendulang medali emas dari cabor tenis lapangan.
“Saya menyaksikan langsung tenis lapangan ini selalu masuk semifinal dan final tiap PORWANAS jadi saya sangat optimis karena tau bagaimana SDM tenis lapangan ini,” katanya, di Lapangan Tenis Pemprov Lampung, Jumat (21/8/2026).
Dirinya juga yakin dengan atlet yang sudah memiliki banyak pengalaman, akan membawa tenis Lapangan di puncak prestasi.
“kuncinya disiplin, latihan yang keras agar mencapai apa yang kita harapkan. Bisa-bisa tadi harapanya satu emas bersyukur bisa dua,” harapnya.
Selain itu, Wira juga optimis kontingen PWI Lampung dari Cabor lain juga bakal maksimal dalam mendulang medali emas di rumah sendiri. Mengingat Provinsi Lampung kali ini menjadi tuan rumah HPN – Porwanas.
Ia juga menyampaikan dan mengajak seluruh anggota PWI Lampung untuk hadir pada 29 November, dalam rangka kick off HPN dengan PWI Running di Lapangan saburai.
“Itu sebagai gong perhelatan besar HPN dan PORWANAS, ketua MPR dan Menko pangan maupun pimpinan daerah siap hadir,” demikian Wirahadikusumah.
Sementara itu manager tenis Lapangan Lampung bapak Yudi Alfandri mengatakan, PORWANAS terakhir Lampung meraih 1 perak dan 2 perunggu ssmoga kedepan bisa ditiingkatkan.
“Kita berharap masih bisa meningkatkan perolehan medali, kita menaruh harapan besar,” ujarnya.
Yudi menjelaskan, dirinya selalu mengikuti Tenis Lapangan SIWO PWI Lampung.
“Saya tau kemampuan teman-teman ini, sering mendengar dan mengikuti, artinya sangat bagus, kita akan maksimalkan latihan untuk target-target yang menjadi harapan bersama,” jelasnya.
Sebagai penutup dia mengajak semua pihak bekerjasama untuk mewujudkan suksesi Tenis Lapangan di PORWANAS.
“Dengan bersama-sama saya yakin kita bisa,” tutupnya.
Menambahkan keduanya, satu nasehat juga hadir dari ketua Harian PORWANAS SIWO PWI Lampung, Supriyadi Alfian menitipkan amanah.
“Pertama saya izin menyampaikan pada ketua PWI bahwa ini manager adalah pilihan yang memang beliau hobi Tenis dan memiliki kapasitas,” ujarnya.
Sebagai tua rumah kata dia, kita harus menguasai Lapangan, mengusulkan nomor lomba, namun semua kembali pada kemampuan.
“Tapi dari semua itu skil jadi hal utama, maksimalkanlah, sudah lama tidak dapat emas terakhir tahun 2008 di Kalimantan Timur,” pesannya. (Rls)

