Connect with us

Tulang Bawang

Jelang Konferkab ke-IX, Bupati Qudrotul Ikhwan Hadiri Giat Ngopi Bareng Bersama PWI Tuba di Cakat Raya

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M menghadiri kegiatan ngopi bareng dalam rangka pelaksanaan Konferkab IX Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulangbawang. Kegiatan tersebut digelar di Objek Wisata Cakat Raya, Selasa (2/6/2026).

Hadir juga pada kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah dan jajaran, sejumlah unsur Forkompinda, serta para pejabat setempat lainnya dilingkup Kabupaten Tulangbawang.

Dalam kegiatan ngopi bareng tersebut dilaksanakan juga penyaksian pendaftaran bakal calon Ketua PWI Tulangbawang periode 2026-2029.

Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah dalam sambutannya menceritakan tokoh pers Lampung Martubimaki yang menjadi salah satu pejuang pers yang senantiasa pengabdiannya akan dikenang selalu.

Menurutnya Martubimaki adalah salah satu pejuang pers yang membawa kongres dan powarnas ada di provinsi Lampung di tahun 1993, beliau satu-satunya ketua PWI yang bisa membawa Presiden Soeharto kala itu membuka kongres dan powarnas.

“Karena keteladanannya yang diberikan beliau akan kembali kami ulang sebagai tuan rumah Lampung bayangkan dari tahun 93 kembali lagi di tahun 2027 Lampung menjadi tuan rumah, kami ingin bikin bangga beliau mungkin di alam kuburnya bahwa kami penerusnya bisa kembali menggelar powarnas kedepannya,” terangnya.

‎Dirinya berharap semoga KONFERKAB ke-IX Tulangbawang kedepan bisa berlangsung khidmat dan berjalan lancar.

“Siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua bisa mengemban amanah serta bertanggung jawab dalam menjalankan organisasi PWI di Tulangbawang,” ungkapnya.

‎Ditempat yang sama, Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat arahannya sangat mensuport dan mendukung kegiatan KONFERKAB ke-IX PWI Tulangbawang.

Ia juga mengungkapkan, PWI merupakan organisasi persatuan wartawan yang cukup tua di Indonesia, sehingga dirinya berharap PWI dapat menjadi suri tauladan bagi para wartawan dan organisasi lainnya.

Selain itu, menurutnya Wartawan merupakan profesi yang tidak bisa dihambat saat bertugas dalam mencari informasi.

“Jadi selama tugasnya dalam mengumpulkan informasi publik siapa pun tidak bisa menghambat tugasnya,” tegas dia.

‎Bupati berharap, KONFERKAB ke-IX PWI Tulangbawang tersebut bisa tetap berlangsung di kabupaten Tulangbawang, serta berjalan dengan baik, kondusif, dan lancar kedepannya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Bersama Masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Tuba Laksanakan Shalat Idul Adha di Islamic Center Menggala

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan dan Hankam Hasan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Baiturrahman Islamic Center Menggala, Rabu (27/5/2026).

Selain melaksanakan shalat bersama masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut serta menyaksikan proses pemotongan hewan kurban di Islamic Center setempat.

Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menuturkan Hari Raya Idul Adha mengandung nilai sejarah, spiritual, dan kemanusiaan yang sangat mendalam.

Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapatkan perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih putranya tercinta, Nabi Ismail AS. Kisah ini menjadi simbol kesempurnaan iman, keikhlasan, pengorbanan, dan ketundukan manusia kepada Sang Pencipta.

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS juga menjadi cikal bakal pelaksanaan ibadah kurban. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.

“Kemudian jika kita renungkan lebih dalam, nilai-nilai Idul Adha juga sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah, nilai-nilai Idul Adha memiliki makna yang sangat besar. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya pengorbanan, kerja keras, keikhlasan, dan kedisiplinan,” tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan dalam pembangunan, pemerintah tentu tidak mungkin bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, pelaku usaha, para petani, nelayan, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Maka dalam kesempatan ini mari kita meneladani semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah sesuai dengan kewenangan dan kapasitas masing-masing,” terangnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading