Bandar Lampung
HUT ke-344 Bandar Lampung, Pemkot Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kedato
Alteripost Bandar Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung Tahun 2026, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kecamatan Kedaton, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung dan berlangsung dengan khidmat.
Usai upacara, Wali Kota Eva Dwiana bersama unsur Forkopimda melakukan tabur bunga di pusara para pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa mereka kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan itu, Eva Dwiana mengatakan para pahlawan merupakan sosok pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
“Para pahlawan telah memberikan pengorbanan yang sangat besar untuk bangsa dan negara. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati, mengenang, dan melanjutkan perjuangan mereka melalui karya dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Ia menambahkan, kegiatan ziarah dan tabur bunga tidak sekadar menjadi agenda seremonial dalam rangkaian peringatan HUT Kota Bandar Lampung, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap masyarakat, khususnya generasi muda dan generasi milenial, dapat meneladani semangat juang para pahlawan serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung yang bertujuan memperkuat rasa persatuan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.(*)
Bandar Lampung
Bandar Lampung Usia 344 Tahun, Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Ditekankan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Grahapost Bandar Lampung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, selama 344 tahun perjalanan sejarahnya, Bandar Lampung telah berkembang menjadi gerbang Pulau Sumatra yang strategis sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan di Provinsi Lampung.
Menurut Eva, capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota.
Pada HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema *“Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas.”* Tema tersebut mencerminkan tekad menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.
“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.
Ia menegaskan, berbagai program pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan.
Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Bandar Lampung yang kini memasuki usia ke-344 tahun. Menurutnya, Bandar Lampung telah menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung sekaligus simbol perkembangan daerah di Pulau Sumatra.
“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.
Gubernur berharap Bandar Lampung terus berkembang menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun pendatang. Ia juga menilai Bandar Lampung sebagai salah satu kota paling maju di Sumatra yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Serta memperluas lapangan pekerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tandas. (*)

