Tulang Bawang
Bupati Qudrotul Ikhwan dan Wakil Hankam Hasan Tinjau Lokasi Relokasi Rumah 9 Korban Tanah Longsor di Menggala
Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang, Qudrotul Ikhwan bersama Wakil Bupati Hankam Hasan meninjau langsung titik relokasi rumah 9 korban tanah longsor di Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala, Senin, (6/7/2026).
Hadir juga mendampingi pada kegiatan itu, Sekretaris Daerah, Ferli Yuledi, beserta kepala OPD terkait dan perwakilan BAZNAS Tulangbawang.
Untuk diketahui, kesembilan rumah warga tersebut amblas akibat erosi tebing Sungai Way Tulangbawang. Rumah layak huni bagi para penerima manfaat akan dibangun kembali di atas tanah milik Pemerintah Daerah yang berada di Kompleks Perumahan Pasar Baru, Kelurahan Putra Agung, Menggala.
Bupati Qudrotul Ikhwan mengatakan, relokasi ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab dengan BAZNAS Tulangbawang.
“Kita hari ini bersama-sama BAZNAS Tulangbawang akan melakukan relokasi. Ada beberapa rumah yang terdampak longsor kemarin, akan kita relokasi di tanah Pemda ini, akan kita bangun,” jelas Bupati Qudrotul saat diwawancarai usai pengecekan.
Bupati juga menjelaskan pembangunan akan dilakukan secara bertahap.
“InsyaAllah tahap awal ini 4 rumah yang sudah siap dibangun. Secepatnya dilakukan pembangunan. Karena kita melakukan pergeseran lokasi, akan dilakukan pematangan lahan. Paling seminggu dua minggu selesai. Total ada sembilan titik di satu lokasi,” tandasnya. (Can)
Tulang Bawang
Sekda Tuba Ferli Yuledi Raih Gelar Doktor, Hasilkan Model Tipologi Implementasi Kebijakan P4GN Berbasis Kearifan Lokal
Alteripost Tulang Bawang – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang, Ferli Yuledi, berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor Program Studi Doktor Studi Pembangunan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Rabu (15/7/2026).
Dalam sidang terbuka tersebut, Ferli Yuledi mengangkat disertasi berjudul Tipologi dan Model Implementasi Kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Berbasis Kearifan Lokal di Provinsi Lampung.
Sidang promosi dipimpin oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. selaku Ketua Tim Penguji. Penguji eksterna adalah Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Tim penguji juga terdiri atas Dr. Arif Sugiono, S.Sos., M.Si., Prof. Intan Fitri Meutia, S.A.N., M.A., Ph.D., Dr. Suripto, S.Sos., M.AB., Dr. Robi Cahyadi Kurniawan, S.I.P., M.A., dan Dr. Dra. Dian Keagungan, M.H. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. sebagai promotor dan Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si. sebagai ko-promotor.
Ujian promosi turut dihadiri Bupati Tulangbawang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah.
Kontribusi utama disertasi ini adalah menghasilkan tipologi implementasi kebijakan P4GN yang menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan penegakan hukum, tetapi juga oleh tingkat integrasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan kearifan lokal.
Penelitian ini merumuskan model implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal yang menempatkan nilai-nilai budaya, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga, lembaga pendidikan, serta organisasi sosial sebagai bagian integral dari sistem pencegahan narkotika. Model tersebut memperkuat pendekatan kolaboratif (collaborative governance), sehingga kebijakan P4GN tidak lagi bersifat sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.
Secara akademik, disertasi ini memberikan kontribusi berupa pengembangan teori implementasi kebijakan melalui penyusunan tipologi implementasi yang mempertimbangkan karakteristik sosial, budaya, dan kelembagaan daerah. Sementara secara praktis, model yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta para pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan P4GN yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Disertasi ini juga menjadi salah satu kajian doktoral yang secara khusus membahas implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal di Provinsi Lampung, sehingga diharapkan mampu memperkaya khazanah ilmu kebijakan publik sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan strategi penanggulangan narkotika di Indonesia. (Can)

