Connect with us

Lampung

PORNAS XVIII KORPRI 2027 Diproyeksikan Dongkrak Pariwisata dan UMKM Lampung

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (BAPOR KORPRI) Tahun 2026 sekaligus Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVIII KORPRI Tahun 2027.

Hal tersebut diperkuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Rakernas BAPOR KORPRI 2026 dan PORNAS XVIII KORPRI 2027 yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Selasa (28/7/2026).

Rakor tersebut dilaksanakan untuk memastikan penyelenggaraan dua agenda nasional tersebut dipersiapkan secara matang melalui sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga Lampung mampu menjadi tuan rumah yang sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses memberikan dampak bagi perekonomian daerah.

Rakor membahas berbagai aspek teknis maupun strategis pelaksanaan Rakernas BAPOR KORPRI 2026 yang direncanakan berlangsung selama satu hari pada Oktober 2026 di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan kesiapan Pemprov Lampung.

Agenda tersebut merupakan tindak lanjut Surat Ketua Umum Pengurus Pusat BAPOR KORPRI Nomor B-06/KU/PPBAPORKORPRI/VI/2026 tanggal 18 Juni 2026 tentang Penyelenggaraan Rakernas BAPOR KORPRI 2026.

Rakernas nantinya akan membahas evaluasi penyelenggaraan PORNAS XVII KORPRI Tahun 2025 di Provinsi Sumatera Selatan, sekaligus menetapkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PORNAS XVIII KORPRI Tahun 2027.

Selain itu, dalam Rakernas juga akan dipaparkan kesiapan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah PORNAS XVIII KORPRI 2027, mulai dari kesiapan venue pertandingan, usulan cabang olahraga inti dan pilihan, hingga penetapan resmi Lampung sebagai tuan rumah.

Pada kesempatan tersebut juga direncanakan peluncuran maskot, logo, tema, dan jingle PORNAS XVIII KORPRI 2027 sebagai identitas penyelenggaraan.

Rakor juga membahas pembagian tugas masing-masing OPD. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga bertanggung jawab menyiapkan paparan kesiapan PORNAS, sementara Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan menyiapkan logo, maskot, dan jingle.

Sementara itu, Dinas Perhubungan bertanggung jawab pada transportasi, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menangani publikasi, Satpol PP menyiapkan pengamanan, sedangkan Biro Umum bersama KORPRI menyiapkan konsumsi serta kebutuhan pendukung lainnya.

Dalam pembahasan juga dipaparkan kesiapan infrastruktur pendukung yang dimiliki Provinsi Lampung, meliputi akses transportasi melalui Jalan Tol Trans Sumatera, Bandara Radin Inten II, Pelabuhan Bakauheni, jaringan kereta api, ketersediaan hotel, destinasi wisata unggulan, fasilitas kesehatan, hingga kekayaan kuliner khas Lampung sebagai daya tarik bagi para peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari persiapan PORNAS XVIII KORPRI Tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah membentuk Tim Persiapan Penyelenggaraan melalui Surat Keputusan Ketua DP KORPRI Provinsi Lampung Nomor KEP-361/VI/DP/VI.04/2026.

Berbagai OPD akan dilibatkan sesuai tugas dan fungsinya, mulai dari pembinaan atlet, administrasi peserta, promosi pariwisata, layanan kesehatan, keamanan, transportasi, hingga penyelenggaraan bazar UMKM dan pagelaran budaya Lampung untuk memperkuat dampak ekonomi dan promosi daerah.

Melalui persiapan yang komprehensif dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis penyelenggaraan Rakernas BAPOR KORPRI Tahun 2026 dan PORNAS XVIII KORPRI Tahun 2027 akan berjalan sukses serta semakin memperkuat citra Lampung sebagai provinsi yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan prestasi olahraga aparatur sipil negara. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PIT POGI 2027, Targetkan Dampak Besar bagi Kesehatan dan Ekonomi

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Provinsi Lampung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Tahun 2027. Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan siap mendukung persiapan penyelenggaraan sekaligus menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat kolaborasi dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menerima audiensi jajaran Pengurus Pusat (PP) POGI dan POGI Cabang Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Senin (27/7/2026).

Wagub Jihan mengatakan, banyak ruang kolaborasi yang dapat dibangun antara Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI, khususnya dalam mendukung program kesehatan ibu, bayi baru lahir, dan kesehatan reproduksi.

“Momentum PIT POGI 2027 menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI. Kami berharap nantinya dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang konkret untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujar Wagub Jihan.

Pemerintah Provinsi Lampung, Lanjut Wagub Jihan, juga membuka peluang mengintegrasikan program kesehatan ibu dan reproduksi ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi program nasional.

Wagub Jihan meminta jajaran Pemprov Lampung melalui Dinas Kesehatan, dan POGI Lampung segera menyusun langkah teknis serta kebutuhan penyelenggaraan PIT 2027 agar seluruh persiapan dapat dimatangkan sejak dini.

“Nanti secara teknis silakan dirumuskan bersama. Apa saja yang dapat dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung untuk menyukseskan PIT 2027 sehingga menjadi momentum kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP POGI, dr. Ulul Albab, Sp.OG., mengatakan penunjukan Lampung sebagai tuan rumah PIT POGI 2027 merupakan hasil keputusan Pengurus Pusat setelah melalui proses seleksi sejak Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) di Bali pada 2023.

Menurutnya, saat itu Lampung bersaing dengan sejumlah daerah, termasuk Palembang, untuk menjadi penyelenggara kegiatan ilmiah nasional tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada POGI Lampung karena telah dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan POGI Tahun 2027. Ini merupakan amanah besar sekaligus kepercayaan dari Pengurus Pusat,” ujarnya.

Ulul menjelaskan, PIT POGI merupakan agenda ilmiah tahunan berskala nasional yang diikuti sekitar 3.000 hingga 4.000 dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari seluruh Indonesia. Kegiatan berlangsung selama lima hingga tujuh hari dan meliputi pra-PIT, workshop, sidang ilmiah, kegiatan organisasi, hingga malam kebudayaan.

Selain meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, penyelenggaraan PIT juga diyakini memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah karena sebagian besar peserta datang bersama keluarga.

“Biasanya jumlah peserta mencapai 3.000 sampai 4.000 orang. Jika bersama keluarga, jumlah pengunjung bisa dua kali lipat. Ini menjadi peluang besar untuk menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM di daerah penyelenggara,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua POGI Cabang Lampung, dr. Dino Rinaldy, Sp.OG., mengatakan pihaknya mulai mempersiapkan penyelenggaraan PIT 2027 sekaligus memperkuat implementasi program nasional POGI bertajuk SPRINT (Selamatkan Perempuan Indonesia), yang berfokus pada penurunan angka kematian ibu melalui penguatan layanan kesehatan perempuan.

Ia menyebutkan, POGI Lampung yang beranggotakan sekitar 110 dokter spesialis obstetri dan ginekologi telah aktif mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari audit kematian maternal, pelatihan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir, pendampingan puskesmas, hingga skrining kanker serviks dan kehamilan berisiko tinggi.

Menurut Dino, penyelenggaraan PIT POGI 2027 juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan kunjungan wisata, okupansi hotel, perputaran ekonomi lokal, promosi UMKM, sektor transportasi, serta penguatan citra Lampung sebagai daerah tujuan penyelenggaraan kegiatan nasional.

“Kami menargetkan PIT POGI 2027 sukses dari sisi penyelenggaraan, jumlah peserta, maupun manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading