Connect with us

Lampung

Sekdaprov Fahrizal Lepas Kafilah Lampung Ikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist Tingkat Nasional ke- 27 Tahun 2023

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, melepas keberangkatan 18 Peserta Kafilah Lampung untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Nasional ke- 27 Tahun 2023 di Provinsi Jambi.

Pelepasan ini dilakukan di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis (26/10/2023).

Selain peserta, Provinsi Lampung juga memberangkatkan 9 Official, 6 Pelatih dan 9 Pendamping.

“Kafilah Lampung kita lepaskan, mudah-mudahan diberi kemenangan,” ujar Fahrizal.

Fahrizal mengatakan Gubernur menitipkan salam dan mendoakan agar misi Provinsi Lampung pada STQH di Jambi ini dapat berhasil.

“Baik itu berhasil dalam memperoleh prestasi, maupun berhasil membangun persaudaraan dan silaturahmi dengan para peserta seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menuturkan mudah-mudahan apa yang telah diupayakan dan diperjuangkan oleh Kafilah Lampung dapat membuahkan hasil yang maksimal dan mampu mengukir prestasi.

“Raih prestasi secara sportif. Mari kita selalu berusaha, berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT,” ujarnya.

Fahrizal meminta agar Kafilah Lampung dapat menjaga nama baik daerah dan terus menjaga kesehatan dirinya.

“Pak Gubernur meminta semua untuk menjaga nama baik Provinsi Lampung dan juga meminta para seluruh qori-qoriah, para official, pelatih dan pendamping untuk menjaga kesehatan. Pergi sehat, pulang juga sehat,” katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Lampung Qudrotul Ikhwan mengatakan ke 18 peserta ini sebelumnya telah melalui seleksi pada tanggal 11 dan 12 April 2023 lalu di Hotel Golden Tulip Bandar Lampung.

“Peserta seleksi terdiri dari juara-juara MTQ Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021 dan 2022 maupun juara/peserta MTQ/STQ Nasional beberapa waktu yang lalu,” ujar Qudrotul yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Lampung.

Qudrotul menjelaskan para peserta ini sudah dilakukan training center, mulai dari tahap satu hingga tiga dengan dibimbing oleh para pelatih yang dilaksanakan dibeberapa hotel di Bandar Lampung.

“Para peserta Kafilah Lampung nantinya akan mengikuti 18 golongan dari total 20 golongan yang diperlombakan,” katanya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Penjualan Kendaraan Baru Berpeluang Dongkrak PAD Lampung

Published

on

Foto: Data semester I 2026, terkait realisasi persentase penjualan unit kendaraan baru R4 dan R2

Alteripost.co, Bandarlampung-
Deretan showroom kendaraan di Lampung sepanjang semester pertama 2026 tak hanya menjadi tempat transaksi jual beli sepeda motor dan mobil. Di balik meningkatnya penjualan kendaraan baru, ada kabar yang lebih besar yakni pendapatan daerah ikut terdongkrak.

Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menunjukkan realisasi kendaraan baru periode Januari-Juni 2026 meningkat cukup signifikan dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Penjualan kendaraan roda dua mencapai 74.170 unit, naik 19 persen dibanding semester pertama 2025 yang sebanyak 62.239 unit. Bersamaan dengan itu, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melonjak dari Rp9,30 miliar menjadi Rp11,12 miliar, atau naik sekitar 20 persen. Penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga meningkat 19 persen, dari Rp85,09 miliar menjadi Rp101,26 miliar.

Lonjakan lebih tinggi terjadi pada kendaraan roda empat. Penjualan mobil baru naik dari 5.558 unit menjadi 7.939 unit, atau tumbuh 43 persen. Dampaknya langsung terasa terhadap penerimaan daerah. PKB meningkat 34 persen, dari Rp12,84 miliar menjadi Rp17,17 miliar, sementara BBNKB naik 33 persen, dari Rp91,69 miliar menjadi Rp122,22 miliar.

Angka-angka itu memperlihatkan hubungan yang erat antara pertumbuhan ekonomi dengan kemampuan pemerintah daerah mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketika masyarakat dan pelaku usaha kembali memiliki daya beli, penerimaan pajak ikut bergerak naik.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi masyarakat mulai semakin kuat.

“Peningkatan penjualan kendaraan baru menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus bergerak. Ini menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat membaik dan berdampak langsung terhadap meningkatnya penerimaan daerah. Pendapatan ini akan kami kembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya menjaga iklim investasi, memperbaiki pelayanan publik, sekaligus menghadirkan sistem pembayaran pajak yang semakin mudah agar kepatuhan masyarakat meningkat.

Kenaikan penerimaan PKB dan BBNKB juga menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal. Semakin besar penerimaan pajak daerah, semakin besar pula ruang pemerintah membiayai berbagai program pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dari pemerintah pusat.

Semester pertama 2026 pun memberikan optimisme baru. Di tengah tantangan ekonomi nasional, sektor otomotif di Lampung justru menunjukkan geliat yang mampu menjadi salah satu penggerak pendapatan daerah. Dari setiap kendaraan yang keluar dari showroom, roda pembangunan daerah ikut berputar lebih cepat. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading