DPRD
Kembali Sosialisasikan PIP dan WK, Elly Wahyuni Ajak Masyarakat Pringsewu Jaga Persatuan
Alteripost.co, Pringsewu-
Bertempat di Desa Wonodadi Utara, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Anggota DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni kembali melangsungkan giat sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP & WK), Minggu (06/06/2021).
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Lampung tersebut mengatakan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar Negara adalah sudah final. Sehingga atas hal tersebut maka seluruh elemen masyarakat harus turut serta dalam menjaga keberlangsungan Pancasila.
“Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final. Dalam menjaga keutuhan Pancasila bukan hanya tanggungjawab Pemerintah saja, tapi kita semua harus turut serta dalam menjaga dan merawat keutuhan Pancasila,” tegas Elly.
Ketua PIRA Provinsi Lampung tersebut kembali mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Pringsewu, untuk terus memperkuat persatuan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mari kita terus bersatu, serta berkomitmen untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan demi memperkuat NKRI,” pungkasnya.
Perlu diketahui, dalam berlangsungnya kegiatan tersebut tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat. Seperti menggunakan masker dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. (Gus)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

