Lampung Selatan
Bupati Lamsel Mengingatkan Satpol PP Untuk Terus Mengedepankan Kedisiplinan
Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus mengedepankan kedisiplinan dan menanamkan jiwa korsa dalam bekerja.
Hal itu disampaikan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dulkahar, dalam kegiatan Apel Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan di Lapangan Expo Kalianda, Kamis (4/4/2024).
Dulkahar menyampaikan, tugas Satpol PP adalah melakukan penertiban dan menegakkan Peraturan Daerah (Perda). Selain itu, Satpol PP juga bertugas memelihara ketentraman, ketertiban umum dan memberikan rasa aman pada masyarakat.
Oleh karenanya, Dulkahar menekankan agar Satpol PP meningkatkan tiga hal dalam menjalankan tugas. Diantaranya, kedisiplinan, loyalitas dan kekompakan.
“Kita ini sudah dididik, mestinya jiwa korsa, kebersamaan, kekompakan lebih kuat. Kita semua harus punya rasa tanggung jawab,” imbuh Dulkahar.
Dulkahar menuturkan, apabila ketiga hal tersebut dijalankan dengan baik, akan memberikan dampak positif terhadap kinera Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan.
“Kita jaga kedisiplinan, kekompakan, tingkatkan loyalitas kepada pimpinan, terhadap komandan. Saya yakin dengan menjaga nilai-nilai tersebut akan menambah kekuatan kita,” pungkasnya.(*)
Lampung Selatan
HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal
Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.
Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.
Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.
Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.
Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

