Connect with us

Lampung

Sekda Provinsi Lampung : PRL Hiburan Rakyat, Edukasi dan Peluang Ekonomi

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung akan menggelar Pekan Raya Lampung (PRL) 2024 sebagai salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Ke-60 Provinsi Lampung, mulai tanggal 22 Mei – 10 Juni 2024 mendatang di PKOR Way Halim.

PRL 2024 didesain dengan perpaduan kegiatan, antara lain Pameran pembangunan dan pelayanan publik, Pengembangan UMKM, Pertunjukan kesenian, musik dan Pagelaran budaya, Kegiatan atraktif dan kontes/perlombaan, Sentra jasa, niaga dan kuliner, Wahana hiburan dan permainan anak.

PRL 2024 juga akan menampilkan rangkaian kegiatan, antara lain Pameran capaian pembangunan dan potensi unggulan daerah, Festival budaya dan pariwisata, serta kuliner kaya rasa, Talk show UMKM, Fashion show, Urban fashion market, Otomotive show and car contest, Education exhibition, Pembinaan pemuda melalui pelatihan kewirausahaan, Street art and iconic landmark photo booth, Panggung hiburan artis nasional ataupun lokal (local heroes) dan Ragam wahana permainan.

Selain kegiatan diatas, PRL 2024 juga mengadakan berbagai lomba yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat umum dalam kurun waktu dari tanggal 23 Mei s/d 9 Juni 2024 (tentative), seperti Festival band untuk pelajar, Festival anak kreatif (lomba mewarnai dan pentas seni), Lomba video kreatif PRL, Pemilihan Duta PRL, Tiktok Challenge Lampung terkini dan Lomba stand serta anjungan terbaik.

Sekdaprov Fahrizal Darminto menjelaskan, selain untuk menyebarluaskan informasi capaian hasil pelaksanaan pembangunan, PRL 2024 juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai program dan aktivitas pembangunan sekaligus memberi hiburan bagi masyarakat di Provinsi Lampung.

“Nanti akan ada pembinaan kewirausahaan bagi pemuda. Juga ada edukasi masyarakat tentang pembinaan kepemudaan biar mereka memiliki jiwa kewirausahaan, punya mental yang tangguh, mengerti tentang bahaya narkoba, paham akan radikalisme dan lain-lain. Jadi kontennya itu lengkap,” kata Sekdaprov di Ruang Kerjanya, Rabu (15/5/2024).

Pada pelaksanaan PRL 2024, Pemerintah Provinsi Lampung menggandeng PT. Grand Modern Indonesia sebagai mitra penyelenggara PRL 2024, sesuai Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/212/B.04/HK/2024 tanggal 1 Maret 2024.

“Tahun ini kita telah menunjuk suatu badan usaha untuk melakukan kegiatan PRL 2024. Satu sen pun tidak ada dana APBD disitu. Kita memberikan kepercayaan kepada EO untuk mengorganize itu (PRL 2024),” terang Sekdaprov.

Terkait tarif tiket masuk, Sekdaprov menjelaskan bahwa  penyelenggara mengenakan tarif dasar sebesar Rp15.000 pada hari kerja (weekday) dan Rp35.000 – Rp50.000 pada akhir pekan (weekend).

“Kita melihat dari kemampuan masyarakat sekarang, Ya intinya 35.000 sampai 50.000 karena itu kan ada artis-artis ibukota. Untuk weekday kita juga memerhatikan artis lokal, tarif dasar tetap 15.000 kalau weekday,” ujar Sekdaprov.

Penyelenggara PRL juga menggratiskan tiket masuk untuk anak-anak dengan tinggi di bawah 1 meter (wajib melakukan pengukuran di loket), ibu hamil dan lansia di atas 60 tahun (menggunakan e-KTP dan hanya berlaku 1 kali kunjungan). (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global Bagi Generasi Muda

Published

on

Alteripoat Bandar Lampung – Gubernur Lampung tegaskan dukungan pemerintah provinsi Lampung dalam membuka akses bagi generasi muda untuk meraih peluang di tingkat global.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan Mahasiswa Nusadaya Academy dalam program magang di Taiwan bertempat di Nusadaya Academy, Selasa (21/04/2026).

Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung diwujudkan melalui penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan, sehingga generasi muda Lampung memiliki kesiapan dan daya saing untuk menembus dunia kerja internasional.

“Kami juga dari pemerintah Provinsi Lampung mendorong pendidikan vokasi supaya apa yang dipelajari di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hari ini ada program namanya Vokasi Migran di sekolah ada program vokasi. Saya juga terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa Itu saya dorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui pelatihan bahasa. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap.

“Di perbankan juga saya dorong bagaimana memberikan dana talangan untuk tenaga kerja migran kita dan insya Allah Kami targetkan Tahun ini Ada hampir mungkin ada 1000 orang Yang akan kita berangkatkan dari jenjang SMA dari 7.500 yang kita latih bahasa selama setahun. Target kami untuk ke Jepang aja dalam 2-3 tahun ke depan mngkin setiap tahun 10 sampai dengan 15 ribu orang diberangkatkan untuk ke Jepang,” tambahnya.

Gubernur menilai pelepasan ini merupakan momen yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung karena kembali mengirim generasi muda untuk menimba pengalaman di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik daerah.

Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia (SDM). Dengan sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif, provinsi ini memiliki kekuatan demografi yang signifikan untuk mendorong pembangunan. Namun demikian, ia menyoroti masih terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahun.

Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci kemajuan daerah dan negara. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan berarti tanpa didukung oleh SDM yang unggul dan berkarakter.

Dalam konteks global, Gubernur menjelaskan bahwa banyak negara maju seperti Jepang dan Taiwan saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja akibat berakhirnya bonus demografi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Lampung, untuk mengisi kebutuhan tersebut.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter. SDM Indonesia dikenal ramah, adaptif, dan memiliki etos kerja yang baik. Ini menjadi keunggulan yang harus dijaga,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Lampung memiliki karakter kuat hasil perpaduan budaya yang telah terbangun sejak lama, seperti semangat gotong royong dan nilai ‘Piil Pesenggiri’. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam bersaing di kancah global.

Gubernur berharap para mahasiswa yang berangkat tidak hanya berperan sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai duta daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri karena akan mencerminkan citra Indonesia di mata dunia.

“Jadilah representasi terbaik Indonesia. Jika kalian menunjukkan kualitas dan sikap yang baik, maka peluang bagi generasi berikutnya akan semakin terbuka,” pesannya.

Gubernur berharap setelah menyelesaikan progam ini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.

Sementara itu, Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menjelaskan bahwa mahasiswa dari program magang ini akan menjalani program magang sekaligus studi selama kurang lebih 18 bulan di Taiwan. Selama di sana, mereka tetap berstatus sebagai mahasiswa aktif, mendapatkan pengalaman kerja internasional.

“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman global, penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin, serta kesiapan menjadi SDM berkelas dunia,” jelasnya.

Radep menambahkan, setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan studi dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga nama baik daerah, bangsa, dan almamater selama menjalani program di luar negeri.

“Kalian disana berangkat untuk studi, pertukaran budaya, belajar dan mengambil manfaat-manfaat yang baik yang bisa diterapkan di Indonesia nanti,” pesannya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading