Lampung
Gubernur Arinal Ajak Sarjana Kader NU Berkontribusi Dalam Pembangunan Daerah
Alteripost Bandar Lampung- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Lampung ikut berkontribusi dalam pembangunan yang dimulai dari desa dalam rangka menumbuhkan ekonomi kerakyatan.
Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat menghadiri Pelantikan PW ISNU Lampung Masa Khidmat 2023-2028 di Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Sabtu (25/5/2024).
“Apakah ISNU siap berbakti di wilayah desa. Saya membutuhkan ISNU untuk berkarya dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan,” ujar Arinal.
Dalam pelantikan itu, Gubernur Arinal didapuk menjadi Ketua Dewan Penasehat PW ISNU Lampung dan menetapkan Erlina sebagai Ketua PW ISNU Lampung.
Pelantikan itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ISNU Ali Masykur Musa.
Arinal mengatakan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu prioritas dalam mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.
Menurutnya, disini ISNU Lampung bisa ikut berperan seperti dalam pengembangan BUMDes dan mensosialisasikan program unggulan Lampung yaitu Kartu Petani Berjaya (KPB).
“Karena anggota ISNU ini dari berbagai macam latar belakang jurusan pendidikan seperti pertanian, ekonomi dan lainnya. Saya sangat berharap mari kita bersama membangun Lampung dan ISNU harus turun langsung ke lapangan pastikan kita mulai dari desa dan bisa memberikan kontribusi pemikiran terhadap pembangunan rakyat,” katanya.
Arinal mengapresiasi inisiatif ISNU dalam mengadakan dialog publik yang mengusung tema “Hilirisasi produk UMKM, Dukungan Pemerintah dan Perbankan Serta Peluang dan Tantangannya”.
Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah mengimplementasikan berbagai program untuk mendukung UMKM, salah satunya pembangunan UMKM Center yang menjadi pusat promosi, edukasi, dan pemasaran produk-produk unggulan dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Mari bersama menjadikan Provinsi Lampung yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan maju sehingga kita dapat menuju Lampung Berjaya. Mari kita jaga solidaritas, majukan Lampung hingga tanpa batas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PP ISNU Ali Masykur Musa mendorong agar ISNU Lampung dalam melakukan tranformasi organisasi, transformasi intelektual dan transformasi ekonomi.
Ia menyebut dari ketiga hal tersebut, maka akan terbentuk program yang bisa dikerjasamakan dengan berbagai stakeholder dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
“ISNU harus lebih banyak bicara tentang program yang bisa disinergikan dengan Bapak Gubernur dan semua pihak karena kita memiliki sumber daya manusia (SDM), mempunyai skill dan kompetensi,” ujar Ali.
Dalam kesempatan itu, turut pula dilakukan pelantikan Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten Lampung Timur masa khidmat 2023-2027.(*)
Lampung
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global Bagi Generasi Muda
Alteripoat Bandar Lampung – Gubernur Lampung tegaskan dukungan pemerintah provinsi Lampung dalam membuka akses bagi generasi muda untuk meraih peluang di tingkat global.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan Mahasiswa Nusadaya Academy dalam program magang di Taiwan bertempat di Nusadaya Academy, Selasa (21/04/2026).
Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung diwujudkan melalui penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan, sehingga generasi muda Lampung memiliki kesiapan dan daya saing untuk menembus dunia kerja internasional.
“Kami juga dari pemerintah Provinsi Lampung mendorong pendidikan vokasi supaya apa yang dipelajari di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hari ini ada program namanya Vokasi Migran di sekolah ada program vokasi. Saya juga terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa Itu saya dorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui pelatihan bahasa. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap.
“Di perbankan juga saya dorong bagaimana memberikan dana talangan untuk tenaga kerja migran kita dan insya Allah Kami targetkan Tahun ini Ada hampir mungkin ada 1000 orang Yang akan kita berangkatkan dari jenjang SMA dari 7.500 yang kita latih bahasa selama setahun. Target kami untuk ke Jepang aja dalam 2-3 tahun ke depan mngkin setiap tahun 10 sampai dengan 15 ribu orang diberangkatkan untuk ke Jepang,” tambahnya.
Gubernur menilai pelepasan ini merupakan momen yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung karena kembali mengirim generasi muda untuk menimba pengalaman di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik daerah.
Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia (SDM). Dengan sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif, provinsi ini memiliki kekuatan demografi yang signifikan untuk mendorong pembangunan. Namun demikian, ia menyoroti masih terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahun.
Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci kemajuan daerah dan negara. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan berarti tanpa didukung oleh SDM yang unggul dan berkarakter.
Dalam konteks global, Gubernur menjelaskan bahwa banyak negara maju seperti Jepang dan Taiwan saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja akibat berakhirnya bonus demografi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Lampung, untuk mengisi kebutuhan tersebut.
“Yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter. SDM Indonesia dikenal ramah, adaptif, dan memiliki etos kerja yang baik. Ini menjadi keunggulan yang harus dijaga,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Lampung memiliki karakter kuat hasil perpaduan budaya yang telah terbangun sejak lama, seperti semangat gotong royong dan nilai ‘Piil Pesenggiri’. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam bersaing di kancah global.
Gubernur berharap para mahasiswa yang berangkat tidak hanya berperan sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai duta daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri karena akan mencerminkan citra Indonesia di mata dunia.
“Jadilah representasi terbaik Indonesia. Jika kalian menunjukkan kualitas dan sikap yang baik, maka peluang bagi generasi berikutnya akan semakin terbuka,” pesannya.
Gubernur berharap setelah menyelesaikan progam ini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.
Sementara itu, Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menjelaskan bahwa mahasiswa dari program magang ini akan menjalani program magang sekaligus studi selama kurang lebih 18 bulan di Taiwan. Selama di sana, mereka tetap berstatus sebagai mahasiswa aktif, mendapatkan pengalaman kerja internasional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman global, penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin, serta kesiapan menjadi SDM berkelas dunia,” jelasnya.
Radep menambahkan, setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan studi dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga nama baik daerah, bangsa, dan almamater selama menjalani program di luar negeri.
“Kalian disana berangkat untuk studi, pertukaran budaya, belajar dan mengambil manfaat-manfaat yang baik yang bisa diterapkan di Indonesia nanti,” pesannya.(*)

