Connect with us

Tulang Bawang

Hingga Juni 2024, Disdukcapil Tuba Sudah Gelar Pelayanan Keliling di 13 Kecamatan

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Guna memaksimalkan pelayanan hingga tingkat bawah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tulangbawang melakukan program jemput bola dengan turun langsung di sejumlah kampung di Sai Bumi Nengah Nyappur.

Terhitung sejak Januari hingga Juni 2024 pihaknya sudah melakukan pelayanan keliling di 14 Kampung dari 13 Kecamatan yang ada di Tulangbawang.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Tulangbawang Yudi Harnawan mewakili Plt Kepala Dinas Akhmad Suharyo menjelaskan dalam program jemput bola ini pihaknya melakukan sejumlah pelayanan lengkap dalam kependudukan.

Adapun pelayanan lengkap yang dilakukan saat kegiatan itu antara lain perekaman e-KTP, pencetakan e-KTP, Kartu Keluarga (KK), pembuatan Akte dan surat pindah.

“Sejak Januari hingga Juni 2024 ini kami sudah melakukan pelayanan keliling di 14 Kampung dari 13 Kecamatan yang ada,” jelas Yudi Harnawan, Senin (3/6/2024).

Adapun 14 lokasi itu antara lain
Kampung Duta Yoso Mulyo Kecamatan Rawapitu, Kampung Paduan Rajawali Kecamatan Meraksa Aji, Kampung Kecubung Jaya Kecamatan Gedung Aji, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kampung Makarti Tama Kecamatan Gedung Aji Baru.

Selain itu terdapat juga Kampung Gedung Bandar Rejo Kecamatan Gedung Meneng, Kampung Pedowo Asri dan Kekatung Kecamatan Dente Teladas, Kampung Wono Agung Kecamatan Rawajitu Selatan, Kampung Bumi Dipasena Mulya Kecamatan Rawajitu Timur, Kampung Kagungan Rahayu Kecamatan Menggala, Kampung Tri Mukti Jaya Kecamatan Banjar Agung, Kampung Karya Murni Jaya Kecamatan Banjar Baru serta terakhir Kampung Panca Tunggal Jaya Kecamatan Penawar Aji.

“Selain menyasar di setiap lokasi kampung, tim kami juga melakukan pelayanan keliling dengan menyasar ke sejumlah sekolah-sekolah SMA dan SMK serta pondok pesantren,” paparnya.

Menurutnya terdapat sejumlah kendala yang di hadapi saat melakukan pelayanan secara jemput bola, salah satunya susahnya jaringan internet disejumlah lokasi yang sulit akan jaringan serta listrik bilamana padam.

“Walau begitu kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sekitar,” tutur dia.

Yudi juga berharap dengan adanya pelayanan keliling tersebut dapat lebih membantu masyarakat dalam mengurus adminduknya dengan mudah dan cepat.
Sehingga slogan pelayanan prima yang diharapkan masyarakat dapat betul-betul dirasakan. (Can).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Wakili Bupati, Asisten II Anthoni Hadiri Giat Konferkab IX PWI Tuba Periode 2026-2029

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Anthoni ikut menghadiri konferensi kabupaten IX PWI Tulangbawang periode 2026-2029, Senin (15/6/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah, Penasehat PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian, Plt Ketua PWI Tulangbawang Lukmansyah, sejumlah unsur Forkopimda Tulangbawang serta sejumlah pejabat setempat lainnya.

Asisten II Anthoni yang mewakili Bupati saat sambutannya mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung atas pelaksanaan kegiatan hari ini.

Ia berharap melalui Konferkab, pengurus dan anggota PWI Kabupaten Tulangbawang dapat melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi, merumuskan langkah-langkah penguatan kelembagaan, menyusun program kerja yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menentukan arah kepemimpinan untuk masa bakti yang akan datang.

“Kami berharap PWI dapat terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan Kabupaten Tulangbawang. Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh keterbukaan informasi, partisipasi masyarakat, serta pengawasan publik,” tuturnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis, terbuka, dan profesional dengan seluruh insan pers.

“Kami percaya bahwa sinergi yang baik antara pemerintah dan media akan memberikan dampak positif bagi terwujudnya Tulangbawang sebagai Kabupaten Udang Manis,” paparnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dalam sebuah proses demokrasi adalah hal yang wajar. Namun ia berharap perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan.

“Siapapun yang nantinya dipercaya memimpin PWI Kabupaten Tulangbawang merupakan pilihan terbaik anggota dan harus mendapat dukungan dari seluruh elemen organisasi,” tututpnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, mengungkapkan bahwa Konferkab IX juga menandai usia organisasi PWI Tulangbawang yang telah mencapai 24 tahun lamanya.

Maka dari itu, di usia yang 24 tahun ini PWI harus menjadi contoh bagi organisasi pers di Tulangbawang. Apalagi mengingat PWI sudah dibekali AD/ART, kode perilaku dan kode etik wartawan sebagai pedoman dalam berorganisasi.

“Konferkab ini juga merupakan forum tertinggi organisasi yang tidak hanya memilih seorang pemimpin (ketua PWI), tetapi juga merumuskan program kerja yang menjadi mandat bagi kepengurusan periode yang akan datang,” tandasnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading