Connect with us

Lampung

Pj. Gubernur Samsudin Dukung Penuh Provinsi Lampung Pertahankan Peringkat 10

Published

on

Alteripost Bandar Lampung — Pj. Gubernur Lampung Samsudin mendukung penuh Provinsi Lampung mempertahankan peringkat 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara (Sumut) mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pj. Gubernur Lampung Samsudin saat menerima pengurus KONI Lampung di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (16/7/2024).

Dalam mendukung tercapainya target tersebut, Pj. Gubernur Samsudin berencana akan memotivasi langsung para atlet dengan berkunjung melihat persiapan para atlet.
“Saya berharap dapat bertemu langsung dengan para atlet. Saya ingin melihat, ingin memotivasi, sehingga mendapatkan perhatian betul terkait dengan pelatihannya, persiapannya, motivasinya, dan lain-lain,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.

Ini juga salah satu ikhtiar, salah satu upaya agar prestasinya semakin meningkat.
Bahkan Pj. Gubernur Samsudin berencana untuk hadir langsung pada acara pembukaan PON XXI Aceh-Sumut.
“Dan tentunya pemberian motivasi bukan hanya saat disini, tetapi juga saat setelah sampai disana. Kabari saya dimananya,” ujarnya.

Pj. Gubernur Samsudin berharap berbagai persiapan menjelang PON XXI Aceh-Sumut dapat dipersiapkan dengan sebaiknya. “Saya berharap semua persiapan berjalan dengan baik dan lancar,” harap Pj. Gubernur Samsudin.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Lampung Amalsyah Tarmizi, melaporkan bahwa sebanyak 55 Cabang Olahraga akan mengikuti PON XXI Aceh – Sumut.

Total komposisi Cabor yang lolos PON sebanyak 365 atlet (230 Putra dan 135 putri), 128 pelatih (100 putra dan 28 putri), dan 54 Manager Cabor (48 Putra dan 6 Putri).

Sebanyak 28 Cabang Olahraga akan bertanding di PON 2024 wilayah Aceh, dan 27 Cabang Olahraga akan bertanding di PON 2024 wilayah Sumatera Utara.

Ia menuturkan bahwa KONI Provinsi Lampung pada PON XXI Aceh – Sumut menargetkan bertahan di 10 besar Pemeringkatan PON.

Hadir dalam kesempatan itu, jajaran pengurus KONI Lampung dan Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Descatama.
(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading