Lampung Selatan
102 Taekwondoin Satlas Ikut Ujian Kenaikan Tingkat, Penguji Master Amril Yusam
Alteripost Sidomulyo – Sebanyak 102 taekwondoin dari Saburai Taekwondo Lampung Selatan (Satlas) melaksanakan ujian kenaikan tingkat (UKT) Geup, yang digelar di GSG Betik Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Minggu (28/7/2024).
Kegiatan yang diadakan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Lampung Selatan itu, diuji langsung oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) TI Lampung, Heliandri, S.Sos. (Penguji Nasional), serta Senior Taekwondo Lampung, Master H. Amril Yusam, S.Sos., M.M.
Ketua Pengkab TI Lampung Selatan, Reni Oktauli Panjaitan mengatakan, kegiatan UKT kali ini diikuti peserta yang terdiri dari sabuk putih 35 peserta, kuning 23 peserta, kuning strip 26 peserta, hijau 2 peserta, hijau strip 7 peserta, biru 8 peserta, dan biru strip 1 peserta.
“Total peserta ujian kenaikan tingkat hari ini sebanyak 102 peserta,” ujar Reni Oktauli Panjaitan saat menyampaikan laporan kegiatan ujian kenaikan tingkat Taekwondo Indonesia Lampung Selatan.
Ketua Pengkab TI Lampung Selatan yang biasa disapa Sabeum Reni ini berharap, seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian kenaikan tingkat dengan semangat dan mendapatkan hasil yang terbaik.
“Terus semangat, khususnya dari Satlas, terus kembangkan prestasi setinggi mungkin. Beri yang terbaik untuk dojang, kabupaten, dan nama baik Provinsi Lampung,” kata Sabeum Reni.
Sementara, Senior Taekwondo Lampung, Master H. Amril Yusam mengatakan, peserta ujian kenaikan tingkat Geup TI Lampung Selatan patut berbangga, karena langsung diuji oleh penguji nasional.
“Ini suatu kebanggan, karena diuji oleh senior-senior langsung. Ada Master Heliandri, beliau adalah penguji nasional, Dan 6 Kukkiwon, bersama dengan saya,” kata Master H. Amril Yusam.
Ditempat sama, Ketua Umum Pengprov TI Lampung, Heliandri mengatakan, ujian kenaikan tingkat Geup merupakan salah satu agenda rutin yang dicanangkan PB Taekwondo Indonesia.
Dimana, masing-masing dojang/unit latihan yang telah terdaftar dalam jenjang kepengurusan seperti Pengkab, Pengprov di daerahnya masing-masing dan secara umum pada PBTI dapat melaksanakan ujian kenaikan tingkat Geup sebagai kontrol keaktifan dojang/unit.
“Secara aturan ya seperti itu, Pengkab harus ikut aturan Pengprov, dan Pengprov melaksanakan aturan yang dikeluarkan pengurus pusat. Termasuk unit-unit juga harus ikut aturan yang dikeluarkan oleh Pengkab. Selamat ujian, semoga lulus semua,” kata Master Heliandri.
Pada kesempatan itu, Master Heliandri juga menyerahkan Sertifikat Internasional Dan 3rd Kukkiwon kepada Pelatih Utama Satlas Alfonsus Gabriel Gultom. Sertifikat Dan 3rd Kukkiwon itu menjadi Sertifikat tertinggi yang dimiliki pelatih taekwondo di Kabupaten Lampung Selatan.
“Selamat kepada Sabeum Gabe (Alfonsus Gabriel Gultom ). Terus ikuti ujian-ujian, karena sertifikat ini sangat perlu untuk kebutuhan organisasi,” kata Master Heliandri. (Rls).
Lampung Selatan
Program Rumah Subsidi di Lampung Selatan Tawarkan Cicilan Hingga 40 Tahun
Alteripost Jati Agung – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait di Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program pembiayaan rumah subsidi dengan bunga ringan dan tenor kredit hingga 40 tahun.
Kegiatan dipusatkan pada acara Kredit Program Perumahan (KPP) bertajuk Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang berlangsung di Gedung Parrona, Jalan Terusan Ryacudu, Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung.
Program itu menekankan kolaborasi pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan berbagai lembaga seperti Bank BTN, BP Tapera, PNM, SMF dan sejumlah mitra lainnya. Melalui program tersebut, masyarakat kini dapat mengakses kredit rumah dengan bunga mulai 5,59 persen per tahun serta skema cicilan yang lebih ringan.
Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap sektor perumahan rakyat sebagai bagian dari pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk mempersiapkan kota-kota baru di sekitar Jakarta, Medan, Makassar, Manado dan berbagai daerah lainnya agar tercipta pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujar Maruarar.
Menurutnya, pemerintah juga terus memperluas kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah layak huni. Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni memperpanjang tenor kredit rumah subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun.
“Presiden juga memerintahkan agar masa kredit diperpanjang menjadi 40 tahun sehingga cicilan masyarakat menjadi lebih ringan. Selain itu, BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk MBR di Lampung juga sudah digratiskan,” katanya.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat tingginya cicilan dan biaya administrasi.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama berharap program kolaborasi pembiayaan perumahan tersebut dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat di daerahnya, khususnya kalangan pekerja dan keluarga muda.
Ia juga berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan pengembang dapat mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkelanjutan. (*)

