Lampung
Pj. Gubernur Apresiasi Upaya PWI Lampung Dalam Meningkatkan Kompetensi Wartawan
Alteripost Bandar Lampung – Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefullah membuka Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXXIV PWI Provinsi Lampung bertempat di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Senin (05/08/2024).
Selain Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara PWI Provinsi Lampung dan beberapa perguruan tinggi di Lampung, yaitu : Universitas Bandar Lampung, IIB Darmajaya, Universitas Saburai dan Universitas Tulang Bawang.
Pj. Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefullah, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang diinisiasi PWI Lampung sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas jurnalis.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini, yang merupakan momen strategis dan relevan dalam upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas jurnalisme di Provinsi Lampung,” ungkapnya.
Pj. Gubernur menyadari bahwa wartawan merupakan ujung tombak penyampaian informasi kepada publik yang merupakan bagian integral dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan dan berpartisipasi aktif sehingga kualitas dan profesionalisme wartawan sangatlah krusial.
“Uji kompetensi ini bukan hanya sebagai sebuah formalitas, tetapi sebagai upaya untuk memastikan bahwa para jurnalis dapat menyajikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga merupakan wujud komitmen kita untuk mendukung dan menjaga integritas media dalam menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial dan sumber informasi yang terpercaya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut Pj. Gubernur mengapresiasi PWI Provinsi Lampung yang telah berperan dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan di daerah.
“Saya ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Lampung atas penyelenggaraan kegiatan ini. Terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam memfasilitasi acara ini, yang tentunya merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan di daerah kita,” ucapnya.
Melalui uji kompetensi ini, Pj. Gubernur berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini. Semoga dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan dalam bidang jurnalisme. Saya percaya, hasil dari uji kompetensi ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan media di Lampung serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.
Pj. Gubernur juga berharap dengan telah ditandatanganinya MoU antara PWI dan beberapa universitas di Lampung dapat memberikan manfaat bagi keduabelah pihak.
“Dengan adanya kerjasama ini, ini sangat luar biasa. Saya yakin dengan gelar yang ada, ini manfaatnya bukan hanya gelarnya saja, tapi wawasan, kemudian ilmu yang akan didapat, saya yakin semakin tinggi kita mendapatkan, mencari ilmu ini tidak ada kata terlambat,” pungkasnya. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

