Connect with us

Lampung

Pj. Gubernur Lampung Tekankan Perlindungan Anak Dalam Peringatan Hari Anak Nasional

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, bersama Pj. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih memperingati Hari Anak Nasional Ke-40, di Mahan Agung, Selasa (6/8/2024).

Peringatan Hari Anak Nasional ke-40 Provinsi Lampung mengusung tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” dan subtema “Anak Cerdas Berinternet Sehat”. Kegiatan ini diikuti oleh 200 anak baik dari jenjang pendidikan PAUD, TK, SD, SMP, SLB, dan Forum Anak Daerah Provinsi / Kabupaten / Kota se-Provinsi Lampung.

Acara Peringatan Hari Anak Nasional di Mahan Agung berlangsung meriah. Tak jarang Pj. Gubernur Samsudin dan Pj. Ketua TP PKK Maidawati ikut bermain bersama anak-anak, seperti saat bermain estafet hula hoop, tarik tambang dan ular tangga. Pj. Gubernur Samsudin juga tak sungkan untuk berbaur langsung bersama anak-anak saat penampilan paduan suara dari SD Fransiskus 2 Pahoman dan penampilan anak disabilitas dari SLBN PKK Sukarame.

Pj. Gubernur menyebutkan, saat ini salah satu hal yang menjadi ancaman bagi anak-anak adalah ancaman stunting. Stunting menjadi masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif, sehingga mengancam masa depan anak-anak.

Oleh karenanya, Pj. Gubernur mengajak seluruh pihak saling bersinergi untuk menurunkan stunting pada tahun 2024, yaitu 14% yang selaras dengan program prioritas yang ditegaskan oleh Presiden Jokowi.

Pj. Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Forum Anak Daerah yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa, khususnya kepada Forum Anak Tulang Bawang, Forum Anak Tulang Bawang Barat dan Forum Anak Lampung Timur yang telah meraih penghargaan Forum Anak Terbaik.

Mewakili para orang tua, Pj. Gubernur mengajak seluruh pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan program-program perlindungan anak, termasuk dalam hal pendidikan, kesehatan, serta perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi.

“Teruntuk anak-anakku, masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Jadilah anak yang cerdas, kreatif, dan inovatif. Tetaplah semangat dalam belajar, teruslah berprestasi, dan selalu junjung tinggi nilai-nilai moral dan etika,” pungkas Pj. Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur menyerahkan bantuan berupa kursi roda dan mengadakan kuis berhadiah sepeda. Di dalam acara juga dilakukan pembacaan Suara Anak Indonesia Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading