Connect with us

Lampung

Kunker ke Kabupaten Tubaba, Pj. Gubernur Samsudin Tekankan Pentingnya Penanggulangan Stunting

Published

on

Alteripost Tubaba – Penjabat Gubernur Lampung Samsudin menyatakan bahwa Stunting merupakan tantangan besar dalam pembangunan kesehatan dan kualitas generasi penerus bangsa sehingga upaya penanganan stunting harus menjadi prioritas bersama.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Gubernur Lampung Samsudin saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tulang Bawang Barat di Balai Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Rabu (07/08/2024).

Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin juga menerangkan bahwa berdasarkan hasil data Survey Kesehatan Indonesia tahun 2023 yang baru rilis beberapa waktu yang lalu, dari 26,26% di tahun 2019, turun menjadi 14,9% di tahun 2023.

“Saat ini, Alhamdulillah Lampung sudah masuk di peringkat keempat terbawah dan terendah di Indonesia, berarti penanggulangan stuntingnya sudah bagus,” jelasnya.

Dengan prestasi tersebut, Samsudin berharap seluruh pihak dapat bersinergi bersama dalam menanggulangi stunting yang selaras dengan program Presiden Joko Widodo.

“Alhamdulillah kita memiliki peringkat keempat dari bawah. Oleh karena itu kita semua bersama-sama, semua Forkopimda, semua pimpinan OPD, Bupati, Gubernur, Walikota, semua tokoh masyarakat dan elemen masyarakat harus saling bersinergi untuk menurunkan stunting di tahun 2024 selaras dengan program prioritas yang sudah ditegaskan oleh Presiden Jokowi dan kita terus tekan sampai 0%,” lanjutnya.

Samsudin juga menekankan agar penanganan stunting menjadi prioritas bersama.

“Dengan mengintegrasikan berbagai program, mulai dari peningkatan gizi, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga edukasi kepada masyarakat. Kita dapat memerangi stunting dan memastikan anak-anak kita mendapatkan start yang baik dalam kehidupan mereka,” tegasnya.

Dengan demikian, Samsudin melanjutkan bahwa program penanggulangan stunting juga pelayanan posyandu adalah bagian penting dari upaya bersama dalam memastikan generasi penerus tumbuh sehat dan berkualitas.

“Saya ingin menekankan pentingnya peran Posyandu dalam upaya ini. Posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi yang mendukung para ibu dalam merawat anak-anak mereka dengan baik. Mari kita dukung dan tingkatkan kualitas layanan Posyandu di daerah kita khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ucap Samsudin.

Dalam kunjungannya ke Tulang Bawang Barat di Balai Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Samsudin juga menyerahkan sejumlah bantuan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya.

“Diharapkan bantuan sosial dapat meringankan beban masyarakat. Bantuan ini adalah bentuk komitmen kita dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas hidup,” lanjutnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tulang Bawang Barat di Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Pj. Gubernur Lampung juga melakukan berbagai kegiatan berupa peninjauan di Posyandu Melati Tiyuh Kagungan Ratu, Pemberian Bantuan dan penyerahan sertifikat di Posyandu Melati Tiyuh Kagungan Ratu, peninjauan Bazaar UMKM, dan Peninjauan Operasi Pasar Murah.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading