Tulang Bawang
Jelang Idul Fitri 1446 H, Dinas PUPR Tuba Gerak Cepat Lakukan Rehabilitasi Jalan di Kecamatan Menggala
Alteriost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) gerak cepat melakukan rehabilitasi jalan di Kecamatan Menggala.
Percepatan rehabilitasi ini juga dilakukan guna meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Ada tiga ruas jalan di Kecamatan Menggala yang telah di tangani yaitu Jalan Raya Gunung Sakti, Jalan Senayan, dan Jalan Depan Koramil Lama Menggala.
Kepala Dinas PUPR Tulangbawang, Haryanto mengungkapkan bahwa langkah perbaikan ini merupakan bentuk respon Pemerintah Daerah Tulangbawang terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Selain itu menurutnya program ini juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang dalam meningkatkan infrastruktur jalan guna menunjang mobilitas warga serta mendukung perekonomian lokal.
“Perbaikan jalan ini sangat penting untuk memperlancar arus transportasi, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Apalagi saat ini jelang musim mudik Hari Raya Idul Fitri.” Ujar Haryanto.
Pemkab Tulangbawang berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam aspek keselamatan berkendara maupun kelancaran distribusi barang dan jasa.
Ia mengimbau kepada warga untuk tetap berhati-hati selama proses perbaikan berlangsung dan mengikuti rambu-rambu yang telah dipasang. (Can)
Tulang Bawang
Diikuti Seribu Guru, Bupati Qudrotul Ikhwan Hadiri Seminar Nasional How To Be A Great Teacher di Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M menghadiri langsung kegiatan Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang diikuti ratusan guru di Sai Bumi Nengah Nyapur.
Kegiatan yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw dan Syafi’i Efendi selaku narasumber itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Senin (29/6/2026).
Untuk diketahui, kegiatan seminar pendidikan tersebut diikuti oleh kurang lebih seribu para tenaga pendidik dengan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas serta semangat para guru dalam mendidik generasi bangsa lebih baik lagi kedepannya.
Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar nasional itu.
Selain itu, pihaknya juga akan terus mendukung peningkatan kompetensi para tenaga pendidik melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
Karena menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda sejak dini.
“Guru bukan hanya sekadar pengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi anak-anak didik,” tegas dia.
Qudrotul berharap melalui seminar ini para guru semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri hingga mampu menciptakan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tulangbawang.
Ditempat yang sama, Ketua Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung, Elfa Sari menuturkan bahwa kegiatan seminar nasional tersebut bertujuan untuk membangun semangat dan karakter guru agar mampu menjadi pendidik yang inspiratif di era modern.
“Menjadi guru hebat bukan hanya tentang mengajar, tetapi bagaimana seorang guru mampu memberikan inspirasi, membangun karakter, serta menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw menjelaskan terdapat kurang lebih total seribu guru yang hadir dalam seminar nasional tersebut.
“Semua ada baik tingkat TK, SD, dan SMP di 15 Kecamatan yang ada di Tulangbawang,” terangnya.
Dirinya berharap dengan mengikuti seminar nasional How To Be A Great Teache ini para Guru dapat lebih meningkatkan kompetensi mereka, sehingga nantinya dapat lebih giat serta profesional dalam proses belajar mengajar disekolah.
“Dan yang terpenting, ilmu yg didapat itu harus dan dapat diterapkan disekolah masing-masing. Karena walaupun sering mengikuti pelatihan jika tidak diterapkan juga percuma, maka dari itu dengan adanya momentum ini para Guru diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sebaik mungkin di sekolah masing-masing,” harapnya. (Can)

