Tulang Bawang
Lakukan Cek Kesehatan, Dokkes Polres Tuba Berikan Vitamin Pada Personil yang Bertugas di Pos PAM
Alteripost Tulang Bawang – Seksi Dokkes Polres Tulangbawang, Polda Lampung, yang tergabung dalam Satgas Banops pada Operasi Ketupat Krakatau 2025, melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin kepada personel.
Kegiatan pengecekan kesehatan dan pembagian vitamin ini berlangsung hari Senin (24/03/2025) kemarin tepatnya di Pos Pengamanan (Pam) Simpang Lapas, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.
“Personel Seksi Dokkes yang tergabung dalam Satgas Banops Operasi Ketupat Krakatau 2025 melakukan pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin kepada personel yang bertugas di Pos Pam Simpang Lapas,” jelas Kapolres Tulangbawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.
Lanjutnya, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin kepada personel yang bertugas di Pos Pam Simpang Lapas ini dilakukan langsung oleh PS. Kasi Dokkes Polres Tulang Bawang, Aiptu Ns. Dwi Kurniawan, S.Kep, MH.
“Vitamin yang dibagikan kepada personel yang bertugas di Pos Pam Simpang Lapas yakni Imboos dan Madu TJ. Dengan telah dibagikannya vitamin ini, diharapkan personel yang bertugas di Pos Pam Simpang Lapas tetap dalam kondisi yang prima,” paparnya.
Kapolres menambahkan, pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin kepada personel ini tidak hanya dilakukan di Pos Pam Simpang Lapas saja, tetapi juga dilakukan di Pos Pam Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, dan Pos Yan Rest Area 208A, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). (Can).
Tulang Bawang
Diikuti Seribu Guru, Bupati Qudrotul Ikhwan Hadiri Seminar Nasional How To Be A Great Teacher di Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M menghadiri langsung kegiatan Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang diikuti ratusan guru di Sai Bumi Nengah Nyapur.
Kegiatan yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw dan Syafi’i Efendi selaku narasumber itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Senin (29/6/2026).
Untuk diketahui, kegiatan seminar pendidikan tersebut diikuti oleh kurang lebih seribu para tenaga pendidik dengan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas serta semangat para guru dalam mendidik generasi bangsa lebih baik lagi kedepannya.
Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar nasional itu.
Selain itu, pihaknya juga akan terus mendukung peningkatan kompetensi para tenaga pendidik melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
Karena menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda sejak dini.
“Guru bukan hanya sekadar pengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi anak-anak didik,” tegas dia.
Qudrotul berharap melalui seminar ini para guru semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri hingga mampu menciptakan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tulangbawang.
Ditempat yang sama, Ketua Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung, Elfa Sari menuturkan bahwa kegiatan seminar nasional tersebut bertujuan untuk membangun semangat dan karakter guru agar mampu menjadi pendidik yang inspiratif di era modern.
“Menjadi guru hebat bukan hanya tentang mengajar, tetapi bagaimana seorang guru mampu memberikan inspirasi, membangun karakter, serta menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw menjelaskan terdapat kurang lebih total seribu guru yang hadir dalam seminar nasional tersebut.
“Semua ada baik tingkat TK, SD, dan SMP di 15 Kecamatan yang ada di Tulangbawang,” terangnya.
Dirinya berharap dengan mengikuti seminar nasional How To Be A Great Teache ini para Guru dapat lebih meningkatkan kompetensi mereka, sehingga nantinya dapat lebih giat serta profesional dalam proses belajar mengajar disekolah.
“Dan yang terpenting, ilmu yg didapat itu harus dan dapat diterapkan disekolah masing-masing. Karena walaupun sering mengikuti pelatihan jika tidak diterapkan juga percuma, maka dari itu dengan adanya momentum ini para Guru diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sebaik mungkin di sekolah masing-masing,” harapnya. (Can)

