Tulang Bawang
Tindak Lanjuti Inpres Nomor 9 Tahun 2025, Pemkab Tuba Gelar Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Kampung
Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang (Tuba) melaksanakan sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Kampung dan Kelurahan Merah Putih di Sai Bumi Nengah Nyappur, Rabu (16/4/2025).
Percepatan pembentukan koperasi kampung tersebut menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
Seperti diketahui koperasi sendiri merupakan salah satu instrumen penting untuk memperkuat perekonomian Nasional melalui desa – desa.
Adanya Koperasi Desa bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui swasembada pangan berkelanjutan dan Pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi.
Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Ir. Antoni saat memimpin rapat menuturkan kegiatan ini mengacu sesuai dengan instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Kampung/Kelurahan Merah Putih.
Maka dari itu, Pemerintah Tulangbawang bergerak cepat dengan mengadakan Rapat Sosialisasi dan Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tersebut.
Dirinya juga menegaskan kepada seluruh Camat, Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Tulangbawang untuk dapat bekerja keras dan mempunyai komitmen yang sungguh-sungguh guna mewujudkan pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tulangbawang.
Hadir juga pada kegiatan itu Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Pahada Hidayat, Kepala Dinas Koperasi Yusrizal, sert para Kabag dan Camat se-Tulangbawang. (Can)
Tulang Bawang
Diikuti Seribu Guru, Bupati Qudrotul Ikhwan Hadiri Seminar Nasional How To Be A Great Teacher di Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M menghadiri langsung kegiatan Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang diikuti ratusan guru di Sai Bumi Nengah Nyapur.
Kegiatan yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw dan Syafi’i Efendi selaku narasumber itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Senin (29/6/2026).
Untuk diketahui, kegiatan seminar pendidikan tersebut diikuti oleh kurang lebih seribu para tenaga pendidik dengan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas serta semangat para guru dalam mendidik generasi bangsa lebih baik lagi kedepannya.
Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar nasional itu.
Selain itu, pihaknya juga akan terus mendukung peningkatan kompetensi para tenaga pendidik melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
Karena menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda sejak dini.
“Guru bukan hanya sekadar pengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi anak-anak didik,” tegas dia.
Qudrotul berharap melalui seminar ini para guru semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri hingga mampu menciptakan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tulangbawang.
Ditempat yang sama, Ketua Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung, Elfa Sari menuturkan bahwa kegiatan seminar nasional tersebut bertujuan untuk membangun semangat dan karakter guru agar mampu menjadi pendidik yang inspiratif di era modern.
“Menjadi guru hebat bukan hanya tentang mengajar, tetapi bagaimana seorang guru mampu memberikan inspirasi, membangun karakter, serta menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw menjelaskan terdapat kurang lebih total seribu guru yang hadir dalam seminar nasional tersebut.
“Semua ada baik tingkat TK, SD, dan SMP di 15 Kecamatan yang ada di Tulangbawang,” terangnya.
Dirinya berharap dengan mengikuti seminar nasional How To Be A Great Teache ini para Guru dapat lebih meningkatkan kompetensi mereka, sehingga nantinya dapat lebih giat serta profesional dalam proses belajar mengajar disekolah.
“Dan yang terpenting, ilmu yg didapat itu harus dan dapat diterapkan disekolah masing-masing. Karena walaupun sering mengikuti pelatihan jika tidak diterapkan juga percuma, maka dari itu dengan adanya momentum ini para Guru diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat sebaik mungkin di sekolah masing-masing,” harapnya. (Can)

