Connect with us

Lampung Selatan

Komisi III DPRD Lamsel Investigasi Limbah PT. Ciomas Adisatwa

Published

on

Alteripost Kalianda – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan (Lamsel) melakukan kunjungan kerja ke PT. Ciomas Adisatwa Unit Lampung yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, pada Senin (24/2/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai respons terhadap aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran sungai Way Katibung akibat limbah perusahaan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan Yuti Rama Yanti, Wakil Ketua Komisi III Polmal Sinaga, Sekretaris Komisi III Suhar Pujianto, serta anggota Komisi III lainnya, termasuk Waris Basuki, Bayu Prasetya, Bowo Edy Anggoro, Hendri Gunawan, Ismail, Yudi Suprayoga, Gilang Satria Riandy, dan Rusdianti. Selain itu, hadir pula Kabid Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Sidomulyo, Rohidin, Kepala UPT Puskesmas Sidomulyo Bambang Priyanto, serta Kepala Desa Talang Baru.
Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Rama Yanti, menyampaikan bahwa hasil pengecekan langsung ke lokasi menunjukkan bahwa proses pembuangan limbah PT. Ciomas Adisatwa telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Memang betul, air yang dibuang ke sungai sudah memenuhi standar baku mutu, jadi tidak ada limbah berbahaya seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Kami bersama Komisi III, Dinas Lingkungan Hidup, dan Puskesmas setempat sudah memastikan hal ini,” ujar Yuti saat diwawancarai di kantor PT. Ciomas Adisatwa.
Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Selatan, Suhar Pujianto, juga menegaskan bahwa air di saluran sungai yang diperiksa aman berdasarkan hasil uji laboratorium.
“Kami sudah menjalankan tugas kami dengan mengecek laporan masyarakat, dan hasilnya air di sungai tersebut masih dalam kategori aman,” kata Suhar.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rudy Yunianto, juga memastikan bahwa limbah PT. Ciomas Adisatwa tidak menimbulkan pencemaran.
“Untuk limbah PT. Ciomas, kami pastikan aman,” tuturnya singkat.
Selain meninjau limbah, dalam kunjungan ini juga dibahas mengenai tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). PT. Ciomas Adisatwa berkomitmen untuk membantu masyarakat sekitar dengan menyediakan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor.
“Pihak PT. Ciomas Adisatwa akan memberikan bantuan sumur bor untuk masyarakat setempat. Lokasi dan tempatnya sudah disiapkan oleh pihak desa, dan tadi sudah dikonfirmasi langsung oleh kepala desa,” jelas Yuti. (*)
Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka

Published

on

Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.

Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.

Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.

Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.

Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.

Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.

Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.

Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.

Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.

Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).

Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).

Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.

Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.

Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading