Connect with us

Lampung

Tahapan Vaksinasi Lanjutan, Lukman Pura:Kita Antisipasi Agar Tidak Kembali Menimbulkan Kerumunan

Published

on

Foto: Dirut RSUDAM Lukman Pura saat diwawancarai awak media

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lukman Pura menanggapi santai terkait kegiatan vaksinasi yang ditertibkan oleh tim satgas Covid-19 Kota Bandar/ampung.

“Alhamdulillah, bisa diatasi segera dari bantuan tim satgas atas kejadian kerumunan kemarin,” kata dia, Jumat ( 13/08/2021).

“Mengingat pentingnya tugas vaksinasi ini, kita tidak mendistrikan buru-buru bahwa itu suatu kegagalan, tapi mungkin juga ada yang perlu dikoreksi,” ungkap dia.

Lukman menyebut, kegiatan vaksinasi ini akan tetap berlangsung hingga Rabu (18/08/2021) mendatang dengan kuota mencapai 400 perhari.

Karena, vaksinasi merupakan bagian dari proses pemutus rantai penularan Covid-19, selain menggalakkan 3 M dan 3 T.

“Jadi kita akan tetap melaksanakan vaksinasi dengan protokol standar dan lebih dipatuhi. Kalau saudara-saudara sekalian ingin divaksin silahkan daftar online,” kata dia

“Karena ini berbasis elektronik, orang harus mendaftar dulu. Jadi kalau ada masyarakat yang tidak berdaftar, jangan datang. Karena pasti tidak akan kami diberi masuk,”ucap dia.

“Kami akan menabur beberapa petugas dan koordinasi, Insya Allah akan lebih baik. Jadi vaksinasi bisa terlaksana dengan baik dan prokes dapat kita patuhi sebaik mungkin,” jelas dia.

Di lain sisi, ia mengaku mengerti untuk memutus mata rantai Covid-19 secara epidomologi.

“Saya kebetulan dokter spesial dan dokter konsultan.Jadi saya ngerti bagaimana memutus mata rantai secara epidomologi,” ucap dia.

“Saya kasih tahu bahwa virus itu berevolusi dan berubah sesuai perilaku manusia. Pecaya itu, itu ilmu pengetahuan yang bilang,” pungkas Lukman. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pemprov Lampung Klaim Penanganan Kebakaran Terkendali dan Berhasil Cegah Api Masuk TN Way Kambas

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Lampung Timur-
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Kepala Balai TN Way Kambas, Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, Forkopimda, serta jajaran terkait memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan mitigasi terus dilakukan.

Kebakaran diketahui terjadi sejak Jumat (21/8). Satu titik api sebelumnya telah berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8) malam. Namun, pada Minggu kembali terpantau muncul titik api di area ladang alang-alang yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Gubernur Mirza mengatakan, saat ini seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk memastikan titik api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas menuju kawasan hutan TN Way Kambas.

“Alhamdulillah, tadi malam satu titik sudah berhasil dipadamkan oleh rekan-rekan di lapangan. Namun tadi siang muncul satu titik baru di area ladang alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi agar tidak terbawa ke hutan secara meluas,” ujar Gubernur Mirza.

Menurut Gubernur Mirza, kondisi titik api yang berada di area alang-alang dan dekat dengan sumber air membuat proses mitigasi relatif lebih mudah dilakukan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

Gubernur Mirza mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, pengelola TN Way Kambas hingga unsur terkait lainnya.

“Kita bersatu padu menanggulangi kebakaran ini. Yang paling penting sekarang adalah memastikan api tidak meluas dan kondisi segera terkendali,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Mirza memastikan kondisi satwa di TN Way Kambas juga terus dipantau. Sebelas kelompok gajah liar yang terpantau berada pada jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sementara gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dalam kondisi aman dan tidak terdampak.

“Gajah-gajah yang ada di TNWK terus dimonitor. Untuk kelompok gajah liar, jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik ini, sementara yang ada di PLG insyaallah aman dan tidak terdampak,” ujar Gubernur Mirza.

Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga terus mendorong langkah mitigasi jangka panjang melalui perlindungan kawasan, penataan kawasan, dan konservasi TN Way Kambas secara masif. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko kebakaran yang terjadi setiap tahun.

Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan memastikan penanganan kebakaran berjalan hingga kondisi benar-benar aman.

“Kita terus melakukan mitigasi. Kita berdoa dan bekerja bersama agar kebakaran ini tidak meluas,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading