Connect with us

Ruwajurai

Gebyar Awal Tahun 2026, PLN Ringankan Biaya Tambah Daya Listrik

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Mengawali tahun 2026, PT PLN (Persero) menghadirkan program spesial bertajuk “Gebyar Awal Tahun 2026, Tahun Baru Energi Baru” berupa diskon 50 persen biaya tambah daya listrik bagi pelanggan di Provinsi Lampung.
Promo ini berlaku mulai 7 hingga 20 Januari 2026 dan dapat dimanfaatkan oleh 1.843.814 pelanggan di Lampung.

Diskon diberikan khusus bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa seluruh golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin meningkatkan daya hingga 7.700 VA, dengan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile.

Melalui program tersebut, pelanggan dapat menghemat biaya tambah daya hingga setengah dari tarif normal. Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 450 VA yang ingin menaikkan daya ke 7.700 VA cukup membayar sekitar Rp3,5 juta, dibandingkan tarif normal yang mencapai lebih dari Rp7 juta.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan program ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Memasuki awal tahun 2026, PLN menghadirkan semangat baru melalui kemudahan layanan dan keringanan biaya tambah daya. Program Gebyar Awal Tahun 2026, Tahun Baru Energi Baru diharapkan dapat membantu pelanggan menyesuaikan kebutuhan listrik secara lebih optimal dan efisien,” ujar Rizky.

Ia menambahkan, meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan sektor UMKM, serta gaya hidup berbasis listrik membuat kebutuhan daya listrik yang lebih besar semakin relevan.

“Dengan daya yang lebih memadai, pelanggan dapat menjalankan aktivitas rumah tangga maupun usaha secara lebih nyaman dan produktif. Melalui promo ini, PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah nyata bagi pelanggan,” tambahnya.

Program ini dapat diikuti oleh pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026 dan melakukan minimal satu transaksi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile, baik pembelian token maupun pembayaran tagihan, selama periode promo.

PLN UID Lampung juga terus mendorong penggunaan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal utama layanan pelanggan. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kelistrikan, termasuk pengajuan tambah daya, secara mudah, cepat, transparan, dan tanpa perlu datang ke kantor layanan.

Melalui program ini, PLN berharap masyarakat Lampung dapat memanfaatkan momentum awal tahun untuk meningkatkan kenyamanan dan keandalan listrik dalam menyambut tahun 2026 dengan energi yang lebih baik.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.

Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.

“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading