Bandar Lampung
Target PBB-P2 Rp130 Miliar, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Penagihan
Alteripost Bandar Lampung – Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Dedy Amarullah, secara resmi membuka kegiatan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP), serta Daftar Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bandar Lampung tersebut berlangsung pada Rabu (28/1/2026).
Target PBB-P2 2026 Rp130 Miliar
Dalam sambutannya, Dedy Amarullah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota menetapkan target penerimaan PBB-P2 Tahun 2026 sebesar Rp130 miliar.
Menurutnya, target tersebut menjadi tantangan bersama yang membutuhkan dukungan serta sinergi seluruh pemangku kepentingan agar dapat tercapai secara optimal.
Pemkot juga terus mengoptimalkan penagihan PBB-P2 melalui berbagai langkah strategis, di antaranya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, pemanfaatan media informasi, penerbitan surat imbauan dan Surat Tagihan Pajak (STP), hingga pelaksanaan Pekan Membayar PBB-P2 untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak.
Ada Pembebasan dan Pengurangan Pajak
Selain mendorong peningkatan penerimaan, Pemkot memberikan kebijakan pembebasan dan pengurangan pokok PBB-P2 Tahun Pajak 2026. Kebijakan ini disebut sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat dan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kegiatan penyampaian SPPT dan DHKP ini, pemerintah berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah, khususnya PBB-P2, semakin meningkat. Kepatuhan pajak dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Bandar Lampung.(*)
Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Hadir di Tengah Duka Korban Banjir Garuntang
Alteripost Bandar Lampung – Di tengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4/2026) malam, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung menemui keluarga korban yang terbawa arus sungai di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan berupa tali asih kepada keluarga korban. Ia juga menyalurkan bantuan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Wali Kota terlihat tetap berada di lokasi meskipun hujan deras masih mengguyur dan sejumlah gorong-gorong meluap hingga ke badan jalan. Ia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir agar segera surut.
Selain itu, Bunda Eva memastikan warga yang terdampak langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Salah satu keluarga korban, Andri (35), warga RT 06 Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, mengungkapkan detik-detik peristiwa yang merenggut nyawa istrinya, Dewi Melani (34).
Di hadapan Wali Kota, Andri menceritakan bahwa saat kejadian, dirinya sempat memegang tangan sang istri sebelum akhirnya terpisah akibat derasnya arus banjir bandang.
“Saat kejadian, satu anak saya berada di atas loteng. Kami sedang beres-beres, lalu air datang dengan cepat. Tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol,” ungkap Andri dengan nada sedih.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir.(*)

