Connect with us

Ruwajurai

BM PAN Lampung Gelar Unity Forum 2026, Satukan Kader Jelang Kongres Nasional

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Provinsi Lampung menggelar Unity Forum 2026 di Els Coffee Roastery, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi kader sekaligus menyatukan gagasan menjelang Kongres BM PAN yang akan digelar pada 10 Juli 2026 di Serang, Banten.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD BM PAN dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung periode 2026–2031 oleh Sekretaris DPW BM PAN Lampung. Selanjutnya, SK diserahkan kepada masing-masing pengurus dan disaksikan langsung oleh Ketua DPW PAN Lampung, M. Hazizi.

Ketua DPW BM PAN Provinsi Lampung, Naufal A. Caya, menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPW PAN Lampung yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap perjalanan organisasi BM PAN di daerah.

Menurut Naufal, Kongres BM PAN di Serang akan menjadi momentum penting untuk memilih Ketua Umum BM PAN periode berikutnya. Sejumlah kader dari berbagai daerah di Indonesia akan bersaing memperebutkan posisi tersebut.

Ia mengatakan, momentum kongres juga menjadi titik kebangkitan BM PAN Lampung yang sempat mengalami kevakuman setelah wafatnya tokoh yang selama ini menjadi panutan kader, Joko Santoso.

“Lampung cukup lama vakum karena berbagai kondisi yang ada dan secara mendadak ditinggalkan panutan kita, Joko Santoso yang meninggal dunia. Karena itu, kita hadir di sini untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu BM PAN Lampung,” ujarnya.

Naufal menjelaskan, Unity Forum digelar sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah bertukar gagasan antarcalon Ketua Umum BM PAN.

“Unity Forum adalah forum persatuan, tempat beradu gagasan para calon Ketua Umum BM PAN. Namun melalui silaturahmi ini kita ingin menyatukan seluruh gagasan tersebut demi kemajuan organisasi,” katanya.

Ia juga menegaskan BM PAN harus mampu menjawab keraguan banyak pihak terhadap kapasitas generasi muda dalam dunia politik.

“Selama ini BM PAN selalu diragukan, apakah anak muda bisa? Dari keraguan itulah lahir semangat. Kita akan buktikan bahwa BM PAN mampu menjadi lokomotif pemenangan PAN pada Pemilu dan Pilkada 2029,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Lampung, M. Hazizi, kembali mengingatkan pesan Ketua Umum PAN agar seluruh kader fokus mewujudkan target partai menjadi tiga besar pada Pemilu dan Pilkada 2029.

Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh kader mampu menjaga soliditas organisasi dan menghindari konflik internal.

“Yang paling penting adalah menjaga kekompakan. Jangan sampai ada konflik internal. Kalau sudah ribut-ribut di dalam, dipastikan tidak akan mendapatkan kursi,” ujar Hazizi.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk menerima hasil Kongres BM PAN dengan lapang dada serta tetap bersatu, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua Umum BM PAN.

“Siapa pun nanti yang terpilih sebagai Ketua Umum BM PAN, mari kita dukung bersama dan tetap menjaga kekompakan,” katanya.

Hazizi berharap kepengurusan BM PAN di seluruh kabupaten/kota di Lampung mampu menjadi motor penggerak kader muda yang penuh semangat, optimistis, dan pantang menyerah.

Menurutnya, BM PAN memiliki peran strategis dalam menarik pemilih pemula, khususnya dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang selama ini masih banyak bersikap apatis terhadap politik.

“Padahal hampir semua aspek kehidupan berkaitan dengan politik. Bahkan dalam menjalankan ibadah pun membutuhkan situasi politik yang kondusif agar masyarakat merasa tenang. Karena itu, tugas BM PAN adalah mengajak anak muda agar tidak alergi terhadap politik,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Hazizi berharap Kongres BM PAN berlangsung kondusif dan seluruh kader dapat menerima hasilnya dengan sikap dewasa.

Selain agenda konsolidasi organisasi, Unity Forum 2026 juga diisi dengan pemaparan visi dan misi enam calon Ketua Umum BM PAN yang akan bertarung dalam kongres mendatang, dilanjutkan sesi diskusi bersama peserta.

Adapun enam calon ketua umum yang memaparkan gagasannya yakni Slamet Riyadi, Mora Harahap, Ryan Hidayat, Mitra Fakhrudin, Agam Maulana, dan Husmaludin. Pemaparan diawali oleh Sekretaris Jenderal DPP BM PAN, Slamet Riyadi, kemudian dilanjutkan secara bergantian oleh para calon lainnya. (Lena)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.

Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.

“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading