Lampung
Riana Sari Arinal Kukuhkan Forum Anak Daerah Provinsi Lampung
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Riana Sari Arinal selaku Bunda Forum Anak Daerah Provinsi Lampung mengukuhkan Kepengurusan Forum Anak Daerah Provinsi Lampung Periode 2021 – 2023, pengukuhan dilaksanakan di Taman Wisata Tabek Indah – Lampung Selatan, Rabu (08/09/2021).
Pengukuhan Kepengurusan Forum Anak Daerah Provinsi Lampung Tahun 2021 dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor : G/179/V.09/HK/2021 tanggal 23 Maret 2021 tentang Pembentukan Forum Anak Daerah Provinsi Lampung Tahun 2021-2023.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemilihan Duta Anak Provinsi Lampung Tahun 2021.
Dalam laporannya, Kepala Dinas PP & PA Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri. S.STP, M.Si mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA) yang diikuti oleh 30 Besar Duta Anak Provinsi Lampung yang berasal dari perwakilan Kabupaten/Kota yang terpilih pada tingkat Kabupaten/Kota.
Selanjutnya dari ke 30 orang anak perwakilan Duta Anak dari Kabupaten/Kota diseleksi untuk mendapatkan 15 besar dan kemudian ditentukan 2 orang Duta Anak Provinsi Lampung yang telah ditetapkan melalu tahapan – tahapan seleksi selama 2 hari.
Adapun Duta Anak Provinsi Lampung tahun 2021 yang terpilih yaitu, Putra Ahmad Farhan dari Kota Metro, sedangkan untuk Putri Sabrina Yulia Rahma dari Kabupaten Tulangbawang Barat.
Bunda Forum Anak Daerah Provinsi Lampung berkenan mengalungkan selendang secara simbolis menandai terpilihnya Duta Anak Provinsi Lampung Tahun 2021.
“Saya ucapkan selamat kepada anak – anak yang sudah terpilih menjadi Duta Anak Provinsi Lampung,” ungkap Riana.
Riana Sari Arinal memberikan motivasi dan arahan kepada anak – anak untuk mewujudkan cita – citanya.
“Semua butuh Proses, mulai dari sekarang harus punya rasa peduli dan harus menjadi anak yang menyenangkan”, ucap Riana Sari.
Riana Sari Arinal juga berpesan kepada segenap Pengurus Forum Anak Daerah Provinsi Lampung yang baru dikukuhkan agar bekerja dengan baik dan sungguh – sungguh.
“Buat kegiatan – kegiatan positif agar anak – anak di Provinsi Lampung menjadi anak yang produktif dan memiliki peran dalam pembangunan,” ucap Riana Sari.
“Targetnya kekerasan terhadap anak berkurang, nggak ada penyalahgunaan narkoba oleh anak, kembangkan kegiatan – kegiatan positif, selamat bekerja, sehat selalu,” pungkasnya (rls)
Lampung
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global Bagi Generasi Muda
Alteripoat Bandar Lampung – Gubernur Lampung tegaskan dukungan pemerintah provinsi Lampung dalam membuka akses bagi generasi muda untuk meraih peluang di tingkat global.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan Mahasiswa Nusadaya Academy dalam program magang di Taiwan bertempat di Nusadaya Academy, Selasa (21/04/2026).
Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung diwujudkan melalui penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan, sehingga generasi muda Lampung memiliki kesiapan dan daya saing untuk menembus dunia kerja internasional.
“Kami juga dari pemerintah Provinsi Lampung mendorong pendidikan vokasi supaya apa yang dipelajari di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hari ini ada program namanya Vokasi Migran di sekolah ada program vokasi. Saya juga terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa Itu saya dorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui pelatihan bahasa. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap.
“Di perbankan juga saya dorong bagaimana memberikan dana talangan untuk tenaga kerja migran kita dan insya Allah Kami targetkan Tahun ini Ada hampir mungkin ada 1000 orang Yang akan kita berangkatkan dari jenjang SMA dari 7.500 yang kita latih bahasa selama setahun. Target kami untuk ke Jepang aja dalam 2-3 tahun ke depan mngkin setiap tahun 10 sampai dengan 15 ribu orang diberangkatkan untuk ke Jepang,” tambahnya.
Gubernur menilai pelepasan ini merupakan momen yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung karena kembali mengirim generasi muda untuk menimba pengalaman di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik daerah.
Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia (SDM). Dengan sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif, provinsi ini memiliki kekuatan demografi yang signifikan untuk mendorong pembangunan. Namun demikian, ia menyoroti masih terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahun.
Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci kemajuan daerah dan negara. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan berarti tanpa didukung oleh SDM yang unggul dan berkarakter.
Dalam konteks global, Gubernur menjelaskan bahwa banyak negara maju seperti Jepang dan Taiwan saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja akibat berakhirnya bonus demografi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Lampung, untuk mengisi kebutuhan tersebut.
“Yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter. SDM Indonesia dikenal ramah, adaptif, dan memiliki etos kerja yang baik. Ini menjadi keunggulan yang harus dijaga,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Lampung memiliki karakter kuat hasil perpaduan budaya yang telah terbangun sejak lama, seperti semangat gotong royong dan nilai ‘Piil Pesenggiri’. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam bersaing di kancah global.
Gubernur berharap para mahasiswa yang berangkat tidak hanya berperan sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai duta daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri karena akan mencerminkan citra Indonesia di mata dunia.
“Jadilah representasi terbaik Indonesia. Jika kalian menunjukkan kualitas dan sikap yang baik, maka peluang bagi generasi berikutnya akan semakin terbuka,” pesannya.
Gubernur berharap setelah menyelesaikan progam ini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.
Sementara itu, Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menjelaskan bahwa mahasiswa dari program magang ini akan menjalani program magang sekaligus studi selama kurang lebih 18 bulan di Taiwan. Selama di sana, mereka tetap berstatus sebagai mahasiswa aktif, mendapatkan pengalaman kerja internasional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman global, penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin, serta kesiapan menjadi SDM berkelas dunia,” jelasnya.
Radep menambahkan, setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan studi dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga nama baik daerah, bangsa, dan almamater selama menjalani program di luar negeri.
“Kalian disana berangkat untuk studi, pertukaran budaya, belajar dan mengambil manfaat-manfaat yang baik yang bisa diterapkan di Indonesia nanti,” pesannya.(*)

