Bandar Lampung
Eva Dwiana Akan Memberikan Beasiswa Perguruan Tinggi Bagi Para Atlet Kota Bandar Lampung Berprestasi
Alteripost.co Bandar Lmpung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan memberikan Beasiswa Perguruan Tinggi bagi para atlet Bandar Lampung berprestasi. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana selepas ceremony Pemberian Tali Asih kepada Atlet dan Pelatih Peraih Medali PON XX Papua asal kota Bandar Lampung 2021.
Kemudian Bunda Eva memberikan beasiswa kepada adik-adik yang prestasi selama lima tahun bebas biaya kuliah. Saat ini KONI Kota Bandar Lampung sudah mulai pendataan bagi atlet yang berprestasi, pemberian beasiswa tersebut merupakan wujud perhatian Pemerintah dalam meningkatkan prestasi para atlet dibidang akademik dan keahlian. Jelasnya. Rabu (3/11/2021). Di Gedung Semergou Kantor Walikota Bandar Lampung.
“Ini bagi yang SMA, bahkan ada yang home skuling juga, sehingga kita juga akan kerjasama dengan Universitas Swasta. Kita memberikan yang terbaik bagi atlet, Pemerintah berusaha semaksimal mungkin meningkatkan prestasi atlet”. Katanya.
Lanjut Walikota Eva Dwiana, dalam memberikan tali asih kepada atlet berprestasi dan non-prestasi serta pelatih yang telah berjuang di PON XX Papua. Pemkot menggelontorkan senilai Rp.318 juta untuk yaitu : Atlet peraih medali emas Rp.15 juta perorang, untuk kelompok Rp.50 juta, peraih medali perak Rp.10 juta perorang, kelompok Rp.30 juta, untuk perunggu Rp.5 juta perorang, untuk pelatih seluruhnya Rp.59 juta dan untuk atlet yang tidak berprestasi diberikan tali asih sebesar Rp.1,5 juta. Urainya.
Sekretaris KONI Bandar Lampung Rahmudin HS menjelaskan, total yang berangkat baik atlet dan pelatih berjumlah 122 orang. Dengan hasil atlet yang berasal dari Bandar Lampung berhasil meraih tujuh emas, lima perak, dan emat perunggu. (*).
Bandar Lampung
Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase di Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus membenahi infrastruktur dan fasilitas umum, mulai dari perbaikan jalan, drainase, hingga penataan trotoar di sejumlah kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah titik pekerjaan infrastruktur guna memastikan pelaksanaan perbaikan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Peningkatan jalan menggunakan metode perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi; Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame; serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.
Pekerjaan serupa juga mencakup Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.
Selain perbaikan jalan, Pemkot Bandar Lampung melakukan penataan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, dan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim. Penataan juga dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo, serta revitalisasi Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.
Eva Dwiana mengatakan, perbaikan jalan dan drainase terus dilakukan di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.
“Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.
Menurut dia, pembenahan tersebut meliputi sejumlah ruas jalan dan trotoar di berbagai kecamatan, termasuk Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.
Perbaikan drainase juga menjadi bagian penting dari upaya pembenahan infrastruktur. Saluran air yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat memperlancar aliran air hujan dan mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas pengerjaan berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.
Pemerintah kota berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaat perbaikan infrastruktur tersebut dapat segera dirasakan masyarakat. (*)

