Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana : Tingginya Angka Kasus Akibat Munculnya Kesadaran Masyarakat Untuk Melaporkan
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung, bersama Lembaga Advokasi Anak (LADA) DAMAR Lampung dan lembaga pelayanan perlindungan perempuan dan anak lainnya, mengadakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), di Ruang Tapis Lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Kamis (4/11/2021).
Acara sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, didampingi oleh Direktur Unbound Indonesia Rachel Luschen, Asisten Direktur Unbound Indonesia TesalinikaK.E. Pelealu, Direktur Lada Damar Sely Fitriani dan Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung Sri Asiyah.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, tingginya angka kasus di Bandar lampung tersebut akibat munculnya kesadaran masyarakat, untuk melaporkan tindak kekerasan ke lembaga terkait.
” Bunda juga mengingatkan kepada masyarakat kota bandar lampung tetap berhati-hati. Ikuti semua anjuran yang disosialisasikan oleh Dinas PPPA serta mengimbau kepada masyarakat tidak mudah tergiur dengan apapun, baik janji dan uang dan bersama-sama menekan tingkat KTPA di Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Bandar Lampung Siti Asyah mengungkapkan, selain sosialisasi pihaknya juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga yang menangani masalah KTPA dan membentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), yang terintegrasi di 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung. (*).
Bandar Lampung
Jalan Wala Kuba Kembali Mulus, Eva Dwiana Cek Langsung Hasil Perbaikan
Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung hasil perbaikan Jalan Wala Kuba di Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Senin (3/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan telah selesai dan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman.
Dalam peninjauan itu, Eva Dwiana menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada pemeliharaan ruas jalan yang mengalami kerusakan melalui metode penambalan atau patching, sehingga kondisi jalan menjadi lebih layak dilalui.
“Perbaikan yang dilakukan di ruas Jalan Wala Kuba difokuskan pada pemeliharaan melalui penambalan (patching) pada bagian jalan yang mengalami kerusakan,” ujar Eva Dwiana.
Di kawasan Sawit, Way Laga, tim melaksanakan perbaikan jalan beton sepanjang kurang lebih 300 meter menggunakan metode patching. Sementara itu, pada ruas jalan beraspal, perbaikan dilakukan secara parsial atau pada titik-titik yang mengalami kerusakan sesuai hasil evaluasi di lapangan.
Perbaikan jalan beraspal tersebut tersebar di dua lokasi utama, yakni kawasan Wala Suci dan Wala Jaya. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk menangani kerusakan tanpa harus melakukan pengaspalan ulang di seluruh ruas jalan.
Selain memperbaiki badan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga melakukan pemeliharaan pagar pengaman (railing) jembatan di sepanjang ruas Jalan Wala Kuba. Perbaikan fasilitas pendukung tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama saat melintasi area jembatan.
Dengan rampungnya seluruh pekerjaan pemeliharaan, kondisi Jalan Wala Kuba diharapkan semakin mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya warga Kelurahan Way Laga dan sekitarnya, sekaligus memberikan kenyamanan serta keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan.(*)

