Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Meninjau Pasar Terminal Kemiling

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat meninjau Pasar Terminal Kemiling mengungkapkan, Bahwa pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan mengubah Pasar Terminal Kemiling menjadi Pasar Hobi. Jumat (5/3/2021).

“Pasar Terminal Kemiling ini akan difungsikan untuk yang punya hobi seperti tanaman, ikan dan lainnya”. Jelasnya.

Lanjut Eva Dwiana, “saya meninjau ke Pasar Terminal Kemiling ini untuk melihat aset milik Pemkot dan akan mengubah pasar tersebut dengan nuansa berbeda, biar pasar terminal ini makin cantik untuk kota bandar lampung, nantinya Pemkot akan membantu mempromosikan pasar hobi itu”. Tutur Walikota.

“Pemkot akan mengubah pasar terminal kemiling ini ada sekitar 80 hamparan maupun kios yang dapat dipakai, diharapkannya pasar hobi ini kedepan dapat membantu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bandar Lampung”. Harapnya.

Sedangkan Rifki selaku Koordinator Pasar  Hobi mengatakan, rencangan pasar terminal ini kedepan direncanakan menjadi pasar komunitas dan hobi yang ada selama ini, Baik untuk pegiat maupun pembudidaya. Konsepnya berupa paguyuban yang dikelola oleh koperasi.

“Pasar terminal ini dari komunitas yang punya hobi dan bisa membantu PAD Pemkot, apalagi bagi warga yang mempunyai hobi”. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading