Pendidikan
Srikandi Gerindra Lampung Dorong Pemprov Tingkatkan Taraf Kesejahteraan Bagi Guru Honorer
Alteripost.co, Bandarlampung-
Tercatat dari data yang berhasil dihimpun, di Provinsi Lampung ada sekitar ribuan guru honorer. Tetapi yang menjadi persoalan kali ini, taraf kesejahteraan mereka tidak seimbang dengan perjuangan yang dilakukan.
Pasalnya, banyak guru honorer sudah mengabdi selama puluhan tahun, namun masih tetap saja digaji oleh pemerintah daerah di bawah standar atau kurang layak.
Para guru honorer ini tetap memperjuangkan kesejahteraan hidupnya dengan menjadi pegawai pemerintah melalui perjanjian kerja (PPPK). Namun hal ini dirasa juga tak semudah yang dibayangkan.
Tentunya kondisi yang dialami para guru honorer tersebut mendapat atensi dari Wakil Ketua I DPRD Lampung Elly Wahyuni, Selasa (07/12/2021).
Ia meminta, kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta Pemerintah daerah untuk dapat menaikkan gaji guru honorer. Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dari para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
“Ini jadi atensi kita bersama, kenaikan gaji bagi guru honorer adalah upaya kita untuk memberikan apresiasi atas pengabdian yang telah dilakukan oleh para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut,” ucapnya.
Menurut Ketua PIRA Lampung tersebut, menaikkan honor bagi guru honorer juga sebagai upaya meningkatkan taraf kesejahteraan bagi mereka. Meskipun tidak banyak, tapi setidaknya ada bentuk perhatian dari Pemerintah kepada para guru honorer tersebut.
“Taraf kesejahteraan guru honorer harus ditingkatkan, ini jadi Pekerjaan Rumah (PR) kita bersama. Karena dalam hal untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung ini juga bisa dimulai dengan mensejahterakan kehidupan para gurunya,” paparnya. (Gus)
Pendidikan
Mendiktisaintek Dorong Karya Riset UBL Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Alteripost Bandar Lampung – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., menghadiri sekaligus membuka UBL Talent, Innovation & Impact Expo 2026 (UBL Expo) di Mahligai Agung Convention Hall, Kampus B Universitas Bandar Lampung (UBL), Selasa (6/10/2026).
Digelar selama tiga hari, 6–8 Oktober 2026, UBL Expo 2026 menjadi ajang untuk menampilkan berbagai capaian sivitas akademika UBL. Pameran tersebut menghadirkan beragam inovasi dan potensi kampus, mulai dari fasilitas pendidikan, pusat studi, prestasi mahasiswa, hingga rekam jejak kesuksesan alumni di dunia kerja dan dunia kewirausahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi berbagai inovasi teknologi yang dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen UBL. Beragam karya yang dipamerkan mencakup sejumlah bidang, di antaranya otomatisasi, pertanian, kesehatan, dan lingkungan hidup.
“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Rektor beserta jajaran dan seluruh sivitas akademika UBL yang telah berhasil mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat dan dunia industri. Hal ini diwujudkan melalui berbagai riset dan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” ujar Prof. Brian.
Menurut Prof. Brian, inovasi yang lahir dari perguruan tinggi perlu terus didorong agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pendidikan vokasi, dan dunia industri agar pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis sains dan teknologi semakin relevan dengan kebutuhan pembangunan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi, perguruan tinggi, serta sektor industri guna melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berbasis sains-teknologi, khususnya di Lampung dan Indonesia secara luas,” ujar Prof. Brian.
Selain menjadi ruang untuk memamerkan hasil inovasi dan karya ilmiah, UBL Expo 2026 juga melibatkan pelajar dari sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kehadiran para pelajar tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung mengenai kehidupan perguruan tinggi, sekaligus memperkenalkan perkembangan inovasi teknologi yang dihasilkan sivitas akademika UBL.
Prof. Brian juga mendorong para lulusan SMA dan SMK untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan memilih kampus yang memiliki kompetensi serta kepakaran sesuai dengan bidang yang ingin mereka tekuni, seperti UBL.
Sementara itu, Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Mendiktisaintek terhadap pelaksanaan UBL Expo 2026. Prof. Yusuf menjelaskan, saat ini UBL memiliki 12 prodi S1, 4 S2, dan 2 S3 dan mengelola 21 pusat studi yang mencakup jenjang sarjana, magister, hingga doktor.
Menurutnya, proses pendidikan di UBL terus dikembangkan melalui pendekatan project-based learning atau pembelajaran berbasis proyek. Pendekatan tersebut dirancang agar proses pembelajaran memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan dunia nyata.
“Proses pembelajaran di UBL dirancang untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga pemerintah. Tujuannya adalah untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif bagi kemajuan Indonesia,” jelas Prof. Yusuf.
Ia menambahkan, UBL Expo 2026 juga menjadi momentum untuk menyambut mahasiswa baru sekaligus memberikan gambaran secara langsung mengenai pengalaman belajar berbasis praktik yang diterapkan di lingkungan UBL.
Melalui kegiatan tersebut, calon mahasiswa dan masyarakat dapat melihat secara lebih dekat fasilitas pendidikan, pusat studi, berbagai inovasi, prestasi mahasiswa, serta kiprah alumni UBL setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebagai informasi, UBL Talent, Innovation & Impact Expo 2026 (UBL Expo) berlangsung pada 6–8 Oktober 2026 di Mahligai Agung Convention Hall, Universitas Bandar Lampung, Kompleks Pascasarjana UBL, Jalan ZA. Pagar Alam, Gedong Meneng, Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut menghadirkan pameran kehidupan kampus, fasilitas penunjang pendidikan, pusat studi, berbagai prestasi mahasiswa, serta kisah sukses alumni dalam dunia karier dan kewirausahaan. (Yan)

