Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Menggelar Kegiatan Pelatihan Pengemasan Produk
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perindustrian menggelar kegiatan pelatihan pengemasan produk dan design lebeling sesuai standart pengemasan produk Industri Kecil dan Menengah di Kota Bandar Lampung. Rabu (8/12/2021).
Kegiatan ini diselenggarakan di Yunna Hotel Bandar Lampung dan dibuka secara langsung oleh Walikota Bandar Lampung didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan serta Kadis Kominfo.
Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengapresiasi adanya kegiatan ini yang diharapkan, dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas serta pengemasan makanan secara higenis. “Kegiatan ini bisa bermanfaat bagi peserta agar bisa bangkit dari dampak pandemi covid-19”.
“Bunda berpesan kepada seluruh peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, agar ilmu yang di dapat dari narasumber biar diterapkan dalam produksi, memotivasi para peserta pelatihan tidak mudah menyerah, tetap semangat, dan bekerja keras memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan dukungan dari pemkot”. Ujarnya.
Lanjut Bunda Eva, IKM dan UKM Bandar Lampung turut menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) di masa pandemi Covid-19. Terutama yang bergerak di bidang kuliner. Bahkan Pemkot Bandar Lampung mendirikan Taman UMKM Bung Karno bagi pelaku IKM untuk mengenalkan produk mereka kepada masyarakat. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Tim Provinsi Nilai Gedong Air, Bunda Eva Bidik Prestasi Nasional 2026
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat (26/6/3026).
Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.
Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.
“Harapan Bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini. Tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga saja bisa menang,” ujarnya.
Menurut Eva, Kelurahan Gedong Air memiliki keunggulan dari sisi keberagaman masyarakat. Warga yang berasal dari berbagai suku, seperti Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan etnis lainnya, hidup berdampingan dengan semangat toleransi serta gotong royong yang tetap terjaga.
Keberagaman tersebut juga diperkuat dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, mulai dari karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional.
Selain itu, Kelurahan Gedong Air dinilai memiliki potensi ekonomi yang kuat melalui keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor.
“Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak di sejumlah sektor,” kata Eva.
Ia menambahkan, Kelurahan Gedong Air juga aktif mendukung berbagai program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan baku untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.
Eva berharap, hasil penilaian tingkat provinsi dapat mengantarkan Kelurahan Gedong Air menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026.
“Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026,” tutupnya.(*)

