Ruwajurai
Harlah Perdana Ratumedia, Bagikan Sembako dan Santuni Anak Yatim
Alteripost.co, Bandarlampung-
Dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-1, Ratumedia.id membagikan 50 paket sembako kepada lanjut usia (lansia) dan menyantuni yatim piatu.
Pemimpin Perusahaan Ratumedia.id, Nuraini, berterima kasih kepada para pihak terkait, termasuk sponsor yang mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada anak yatim dan lansia yang sudah datang ke acara ini. Juga kepada Lurah Jagabaya 1, Sukriyadi, dan para sponsor yang membantu acara ini,” kata wanita yang akrab disapa Uncu ini di kantor Redaksi Ratumedia.id, Jalan P. Tidore, Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Sabtu (26/3/2022).
Dia mengungkapkan, bakti sosial berupa bantuan paket sembako ini merupakan bentuk peduli dan empati ratumedia.id terhadap para lansia dan yatim piatu.
“Kita berikan 35 paket sembako kepada lansia berumur 60 tahun dan anak yatim 15 paket. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” harapnya.
Menurut Uncu, peringatan milad kesatu Ratumedia.id ini ialah ungkapan syukur kepada Allah SWT lantaran telah setahun berdiri.
“Saya mewakili manajemen berterima kasih kepada staf, karyawan, dan pimpinan ini sudah kompak, solid, dan bekerja sama membangun Ratu Media.Id hingga seperti ini,” ucapnya.
Uncu berharap agar ratumedia.id kedepan lebih maju, sukses, dan publik mengakui eksistensinya.
“In syaa Allah, Ratumedia.Id akan membuka media cetak. Juga kedepannya akan membagikan 100-200 paket sembako,” kata ia berharap.
Lurah Jagabaya 1, Sukriyadi, menilai bakti sosial Ratumedia.id merupakan kegiatan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini (bantuan) sangat membantu masyarakat. Semoga kedepan ratumedia.id lebih sukses, terus tumbuh, dan berkembang,” ujarnya.
Cikmana, warga sekitar, mengungkapkan, dia senang dan berterima kasih karena dapat sembako.
“Terima kasih kepada Ratumedia.id sudah memberikan saya paket sembako. Ini sangat bermanfaat sekali bagi saya. Semoga Ratumedia.id bisa sukses dan maju,” kata lansia berusia 60 tahun ini. (rls)
Ruwajurai
Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat
Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.
Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.
Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.
Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.
Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

