Ruwajurai
PLN Wujudkan Mimpi Rebo Untuk Miliki Listrik Secara Gratis
Alteripost.co, Bandarlampung-
Bulan September 2021 menjadi tonggak awal dimulainya Light Up The Dream di PLN UP3 Tanjung Karang. Kegiatan yang awalnya hanya sebagai kegiatan sosial biasa dengan membagikan sembako ke warga kurang mampu yang dinamakan Jumat Berbagi.
Dalam perkembangannya, sejumlah Pegawai PLN UP3 Tanjung Karang memprakarsai Jumat Berbagi itu menjadi Light Up The Dream, dengan tujuan membantu masyarakat kurang mampu yang rumahnya belum berlistrik menjadi berlistrik.
“Masih ada warga disekitar yang kondisi ekonominya layak kami bantu dan kesulitan mempunyai listrik secara resmi dirumahnya, melalui Light Up The Dream ini kami dapat mewujudkan impian mereka untuk memiliki listrik, ujar Zamzami selaku Manager PLN UP3 Tanjung Karang.
Zamzami mengatakan bahwa dana Light Up The Dream ini berasal dari sebagian penghasilan pegawai PLN UP3 Tanjung Karang yang disisihkan dan dikoordinir secara sukarela.
Dia menambahkan bahwa Light Up The Dream itu dilaksanakan di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Tanjung Karang.
“Pemrakarsa Light Up The Dream adalah Pegawai PLN UP3 Tanjung Karang dan dana yang dikumpulkan pun dari para Pegawai PLN, kemudian tujuannya untuk membantu masyarakat kurang mampu yang belum berlistrik agar menjadi berlistrik,” ujar Zamzami selaku Manager PLN UP3 Tanjung Karang dalam rilisnya.
“Dalam perjalanannya, melalui kegiatan Light Up The Dream ini sebanyak 48 rumah warga kurang mampu dan belum berlistrik, telah kami pasangkan listrik dirumahnya secara gratis,” ungkapnya.
Sementara, Rebo, warga dari Desa Negeri Ulangan Jaya, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran mengungkapkan kebahagiannya. Dia sangat senang dan berterima kasih karena dengan Light Up The Dream, kini listrik di rumahnya sudah tersambung secara gratis sehingga Dia beserta keluarganya dapat menikmati nyamannya menggunakan listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Hal yang sama diungkapkan oleh Oktaviana, warga Desa Tegal Lega, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Dia sangat bersyukur karena telah menerima bantuan listrik gratis dirumahnya melalui Light Up The Dream.
“Alhamdulillah, kami telah menerima bantuan listrik gratis. Sekarang rumah kami sudah terang,” ucapnya
Senada dengan Selamet, warga Rajabasa Raya Kota Bandar Lampung, Dia mengungkapkan kebahagiannya atas diberikannya bantuan pemasangan listrik gratis dari kegiatan Light Up The Dream tersebut.
“Semoga PLN tambah jaya, terima kasih atas bantuan pemasangan listrik gratisnya, saya sangat senang,” pungkas Selamet. (rls)
Ruwajurai
Srikandi PLN UID Lampung Bekali Perempuan Disabilitas Keterampilan Pemasaran Digital
Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menghadirkan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan penyandang disabilitas.
Program ini diikuti 20 perempuan yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan kewirausahaan sebagai upaya mengembangkan potensi diri sekaligus membuka peluang usaha produktif.
Sebelumnya, peserta telah mengikuti pelatihan pembuatan produk kuliner, khususnya siomay dan dimsum. Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi pengemasan produk (product packaging), pemasaran digital (digital marketing), serta pembuatan konten promosi (content creation) yang dipandu instruktur dari Rumah BUMN Bandar Lampung.
Tak hanya memberikan pelatihan keterampilan, Srikandi PLN UID Lampung bersama Rumah BUMN Bandar Lampung juga memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi komunitas. Fasilitasi ini diharapkan dapat mendukung legalitas usaha serta mempersiapkan pengembangan bisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Ketua Srikandi PLN UID Lampung, Dewi Rahmi Putri, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan wujud komitmen PLN dalam memperluas kesempatan bagi perempuan penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mencapai kemandirian ekonomi.
Melalui program tersebut, PLN berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan mengolah produk kuliner, memperbaiki kualitas kemasan, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Setiap perempuan memiliki potensi untuk tumbuh dan berkarya, termasuk perempuan penyandang disabilitas. Kami berharap pembekalan ini dapat membuka peluang usaha, meningkatkan kemandirian, dan membantu peserta mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Dewi.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Harian PKDL, Yunita Viriya. Ia mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan dan kerja sama dalam mendorong pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas di Bandar Lampung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Srikandi PLN UID Lampung atas dukungan dan kerja samanya bersama PKDL. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dan tidak berhenti sampai di sini, sehingga semakin banyak perempuan penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mandiri, dan berdaya,” ungkap Yunita.
Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan keterampilan serta pembukaan peluang usaha produktif.
Program ini juga mendukung SDG 10 tentang Pengurangan Ketimpangan dengan mendorong akses dan kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.
Melalui program tersebut, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemberdayaan yang inklusif, sekaligus mendorong perempuan penyandang disabilitas agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya secara ekonomi.(*)

