Connect with us

DPRD

Dewan Soroti Jalan Rusak

Published

on

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung Joko Santoso menyoroti banyaknya jalan di Bandar Lampung yang rusak, mulai dari berlubang hingga bergelombang.

Joko menuturkan, Pemkot Bandar Lampung harus segera mengambil tindakan dengan memperbaiki jalan tersebut.

Kerusakan jalan terjadi akibat kurangnya pemeliharaan yang dilakukan oleh Pemkot Bandar Lampung.

“Pemeliharaan terhadap jalan itu memang harus dilakukan terus-menerus. Kalo tidak ya kerusakan jalan akan tambah parah,” kata Joko, Sabtu (15/1/2022).

Menurutnya, kerusakan jalan juga disebabkan tidak adanya drainase, sehingga air menggenangi jalanan.

“Drainase itu yang seharusnya dilihat. Mau sebagus apa pun jalan, kalo tidak ada drainase maka akan cepat rusak karena air yang menggenang,” beber Joko.

“Maka harus dibuat drainase yang baik agar air bisa mengalir dengan baik dan tidak menggenang di jalan,” imbuhnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung

Published

on

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.

Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.

“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).

Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.

“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.

Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading