Lampung
Riana Sari Ajak Masyarakat Pringsewu Tingkatkan Ketaqwaan Kepada Allah SWT
Alteripost.co, Pringsewu-
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menghadiri Pengajian Pemerintah Provinsi Lampung bersama Tim Penggerak PKK, di Masjid Asmaul Husna Islamic Center Kabupaten Pringsewu, Kamis (19/5/2022).
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pembangunan tidak hanya sebatas pembangunan fisik semata tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental spiritual.
“Untuk itu Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah menempatkan program Keagamaan dan Bina Keluarga sebagai salah satu program prioritas dalam mewujudkan ketahanan keluarga,” kata Riana Sari.
Riana Sari Arinal berharap, Pengajian ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus menjadi wadah untuk terus belajar, memperbaiki akidah serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Sehingga apa yang kita dapat dalam pengajian ini dapat kita implementasikan, baik untuk diri kita pribadi, keluarga, maupun masyarakat untuk mewujudkan Provinsi Lampung yang lebih baik,” harap Riana Sari.
Pada akhir sambutannya, Riana Sari Arinal mengatakan pelaksanaan pengajian di Kabupaten Pringsewu hari ini sangat istimewa, karena dilaksanakan hanya beberapa hari menjelang selesainya tugas Hi. Sujadi Saddat dan Hj. Nurrohmah Sujadi sebagai Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pringsewu. Riana Sari mengungkapkan, sudah banyak prestasi dan kemajuan yang dicapai Kabupaten Pringsewu di masa kepemimpinannya.
“Semoga Bapak dan Ibu selalu sehat dan semua jasa dan karya yang telah dilakukan untuk kemajuan daerah Pringsewu menjadi amal jariyah di sisi Allah SWT. Dan kita semua berdoa semoga Kabupaten Pringsewu nantinya akan mendapatkan pemimpin yang amanah,” pungkas Riana Sari.
Dalam kegiatan pengajian juga diserahkan sejumlah bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung dan TP PKK Provinsi Lampung kepada Masjid Miftahul Huda senilai Rp 25 Juta, Masjid Al Ikhlas senilai Rp 15 Juta, santunan kepada 20 anak yatim dan kaum duafa, dan oven listrik kepada Pondok Lansia Gimbar Alam.
Hadir dalam pengajian Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Rektor UIN Raden Intan. (rls)
Lampung
Gubernur Lampung Soroti Peran Strategis Sumbagsel dalam Peta Pembangunan Nasional
Alteripost Palembang – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumbagsel.
Usai kegiatan, Mirza mengapresiasi terselenggaranya ajang silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di kawasan tersebut. Ia menilai, banyak tokoh asal Sumbagsel kini telah menempati posisi strategis di tingkat nasional.
“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia juga menegaskan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel secara menyeluruh.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di kawasan Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibanding wilayah lain seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.
“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.
Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan kawasan.
Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dorongan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk berkontribusi.
“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Dalam kurun 2027–2029, ada peluang percepatan program strategis seperti pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh nasional dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.
Momentum ini dinilai menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan kawasan yang berdaya saing di tingkat nasional.(*)

