Politik
Tingkatkan Pemahaman Bagi Para Kader, PKS Kota Bandarlampung Gelar Upgrading
Alteripost.co, Bandarlampung-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandarlampung menggelar kegiatan Upgrading bagi pengurus kecamatan dan kelurahan di daerah pemilihan (dapil) I dan dapil III, Minggu (17/7/2022).
Sekretaris Umum PKS Kota Bandarlampung Sidik Efendi menjelaskan, tujuan pelaksanaan upgrading ini dalam rangka meningkatkan pemahaman para pengurus PKS ditingkat kecamatan dan kelurahan. Pemahaman yang dimaksud disini adalah para pengurus memahami tentang falsafah dasar dan visi misi partai.
“Harapannya dengan memahami falsafah dasar dan visi misi partai, para pengurus ditingkat kecamatan dan kelurahan semakin yakin dan kokoh dalam menyebarkan kebaikan, menebar manfaat dan semakin bersemangat dalam melayani masyarakat. Ketika sudah yakin dan menjadi nilai yang terinternalisasi di dalam jiwa, para pengurus ini akan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Sidik.
Selain menerangkan falsafah dasar dan visi misi partai, PKS juga menjelaskan tujuan dan target partai hanya bisa dicapai dengan team work yang solid. Dalam upaya mencapai target partai yang sudah ditetapkan, Sidik juga menyampaikan bahwa komunikasi menjadi kata kunci utama.
“Ketika kita sudah menentukan target dan rencana, maka lakukan komunikasi. Ini penting sekali. Komunikasikan dengan anggota yang lain, sampaikan bahwa tujuan dan target kita jelas, kita tambah jumlah kursi (DPRD), caranya bagaimana? Dengan memperbanyak interaksi dengan masyarakat dan kita berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Apalagi tujuan kita sama, yaitu sama-sama ingin membangun Bandarlampung untuk semakin lebih baik lagi” terang Sidik.
Untuk pelaksanaan upgrading dilaksanakan di dua tempat yang berbeda. Dapil III dilaksanakan di aula DPW PKS Lampung, sedangkan dapil I di Sukamaju, Teluk Betung Timur. Untuk dapil yang lain juga akan dilaksanakan upgrading yang serupa. (rls)
Politik
Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.
Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.
“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.
Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.
Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”
Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

