Connect with us

Ruwajurai

Kunker ke SMSI Lamtim, Pesan Donny, Jaga Profesional Ketika Menjelaskan Tugas

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Timur-
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) provinsi lampung Donny Irawan melakukan kunjungan kerja dalam bentuk rapat koordinasi ke Sekretariat SMSI kabupaten Lampung Timur, Rabu (27/7/2022).

Hadir menyambut kunjungan tersebut, ketua, Firdaus, Bendahara, Rizki Wahyu Setiawan dan para Kepala bidang SMSI Lampung Timur.

Dalam rapat tersebut, Donny menginstruksikan kepada seluruh pengurus SMSI untuk membangun komunikasi dengan Forkompinda, yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, Kodim 0429, Polres dan DPRD setempat.

“Saya instruksikan dari hasil Rapimnas 21 Juli kemarin di jakarta untuk setiap pengurus kabupaten kota agar membuat surat dan membangun komunikasi dengan Pemda, Forkopimda dan Kodim, karena Penasehat SMSI kita salah satunya Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman selaku KSAD,” ujar Donny.

Donny Irawan juga berpesan, agar anggota yang tergabung dalam SMSI dapat lebih Profesional menjalankan tugas selaku jurnalis.

Sementara itu, Ketua SMSI Lampung Timur Firdaus dalam sambutannya menegaskan bakal mendukung hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di jakarta.

“Kami KSB dan para kepala bidang akan menjalankan instruksi yang telah ditetapkan dalam rapimnas tersebut,” kata dia.

Firdaus juga berterima kasih atas kunjungan yang dilakukan Ketua SMSI Lampung.

“Terima kasih bang Donny telah mengunjungi sekretariat, sekali lagi saya ucapkan Insya Allah semua yang diminta pusat akan kita laksanakan segera,” tandasnya.

Diketahui, pada Sabtu 30 Juli 2022 akan dilakukan rapat pimpinan daerah yang akan dihadiri KSB seluruh kabupaten/kota di Sekretariat SMSI provinsi Lampung. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading