Connect with us

Politik

Songsong Kemenangan di 2024, AHY Instruksikan Seluruh Kader Demokrat Bergerak Untuk Rakyat

Published

on

Foto: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) istimewa

 

Alteripost.co, Jakarta-
Setelah memimpin langsung pendaftaran Partai Demokrat ke KPU, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), segera bergerak cepat mempersiapkan mesin Partai Demokrat dalam menyongsong Pemilu 2024.

Selama tiga hari dua malam, AHY mengumpulkan jajaran pimpinan dan pengurus Partai Demokrat dari seluruh Indonesia di daerah Puncak, Bogor. Konsolidasi ini sendiri berlangsung dari Jumat hingga Minggu, 5 sampai 7 Agustus 2022.

Pertemuan bertajuk Leader’s Retreat Partai Demokrat ini dihadiri Majelis Tinggi, Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, Mahkamah Partai, para pengurus inti partai tingkat Pusat, dan juga Ketua DPD dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam konsolidasi ini, Ketua Umum Partai Demokrat AHY menginstruksikan kepada para jajaran pimpinan Partai dan terutama kepada 34 ketua DPD Partai Demokrat di tingkat provinsi, untuk menghidupkan mesin politik dan memperkuat sumber daya manusia Partai Demokrat.

Pemilu 2024 sudah semakin dekat, konsolidasi internal sudah kita tuntaskan, dan kini saatnya kita melaju kencang menuju Pemilu 2024 dengan semangat baru dan tenaga baru.

“Mari kita semua fokus menatap ke depan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bisa meraih kemenangan di Pemilu 2024. Tentunya kita mulai dari bergerak untuk rakyat. Dengarkan keluhan dari masyarakat lalu perjuangkan,” tegas AHY.

Lanjut AHY, Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Karena itu, AHY meminta jajaran pimpinan Partai Demokrat di tingkat Pusat dan 34 ketua DPD dari seluruh Indonesia secara terus-menerus memperkuat sumber daya manusia Partai Demokrat di berbagai tingkatan. Di tengah upaya melakukan kerja-kerja nyata dan bermanfaat untuk rakyat, para pimpinan dan ketua-ketua DPD Partai Demokrat harus selalu memberikan perhatian pada upaya peningkatan kapabilitas dan kapasitas SDM Partai di daerahnya masing-masing.

“Tantangan ke depan akan semakin kompleks, dan kita harus menyiapkan kader-kader kita untuk menghadapi situasi yang begitu cepat berubah dan tidak pasti,” kata AHY.

AHY juga mengingatkan jajaran pimpinan pengurus Partai Demokrat di tingkat pusat dan para ketua DPD Partai Demokrat dari 34 Provinsi, agar memegang teguh komitmen Partai Demokrat untuk menyuarakan terus apa yang menjadi persoalan dan keluhan masyarakat hari ini. Demokrat harus selalu bersama dengan rakyat. Karena harapan rakyat, adalah perjuangan Demokrat. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading