Connect with us

Bandar Lampung

Tim Renang Bandar Lampung Raih 5 Emas di Hari Pertama

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Kontingen renang Kota Bandar Lampung untuk sementara memimpin perolehan medali di hari pertama, Selasa (6/12/2022). Bertanding di Kolam Renang Pahoman Bandar Lampung, tim renang Bandar Lampung berhasil meraih 5 medali emas, 5 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Posisi kedua ditempati tim renang Kabupaten Lampung Barat dengan perolehan 3 medali emas, dan 1 medali perak. Peringkat ketiga ditempati Kabupaten Pringsewu dengan raihan 2 medali emas, dan 1 medali perak.

Ketua KONI Bandar Lampung Eva Dwiana bersyukur, perenang Bandar Lampung berhasil meraih banyak medali di hari pertama.

Eva juga menjanjikan akan memberikan bonus yang bentuknya masih dirahasikan.

“Ada bonus. Tunggu surprise dari bunda ya untuk semua atlet, official dan pelatih porprov Bandar Lampung”. Tutur Eva.

Eva berpesan, agar official Bandar Lampung memperhatikan kondisi para atlet yang bertanding. “ada official, pelatih tolong dipantau anak-anaknya terutama KONI. Kalo kita pantau, kita lihat kegiatan mereka. Insya Allah Bandar Lampung jadi yang terbaik”. Jelas Eva

Pertandingan renang hari pertama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung mempertandingkan 12 nomor. 12 nomor itu adalah 1.500 m gaya bebas putra, 1.500 m gaya bebas putri, 200 m gaya dada putra, 200 m gaya dada putri, 400 m gaya bebas putra, 400 m gaya bebas putri, 100 m gaya kupu-kupu putra, 100 m gaya kupu-kupu putri, 50 m gaya punggung putra, 50 m gaya punggung putri, 4×100 m gaya ganti putra, dan 5 x 100 m gaya ganti putri.

Di Nomor 1.500 m gaya bebas putra, perenang Lampung Barat Eto’o Aristiko Lody Ismail meraih medali emas dengan catatan waktu 18;53;87 detik. Posisi kedua diraih Andika Dwi Ramadhan dari Lampung Tengah dengan catatan waktu 20;43;58 detik. Posisi ketiga didapatkan Mahdi Jaghori dari Lampung Utara dengan catatan waktu 22;01;76 detik.

Nomor 1.500 m gaya bebas putri medali emas milik perenang Bandar Lampung Angel Egriyani Simamora dengan catatan waktu 22;27;15 detik. Medali perak diraih Kanza Khalila 22;41;70 detik. Medali perunggu diraih Navara Nurul Rasyada dari Bandar Lampung dengan catatan waktu 23;54;21 detik.

Sementara medali emas nomor estafet 4 x 100 meter gaya ganti putra diraih tim Lampung Barat, medali perak tim Pringsewu dan medali perunggu diraih tim Kota Bandar Lampung. Di nomor 4 x 100 meter estafet gaya ganti putri tim renang Kota Bandar Lampung dengan susunan perenang Azzura Kayla Pasya, Halimatus’sadiah, Queentania Dara Chulfikar, dan Nayla Anindya Putri berhasil meraih medali emas. Medali perak direbut tim Kota Metro dan medali perunggu milik tim Tulangbawang.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Bandar Lampung Usia 344 Tahun, Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Ditekankan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

Grahapost Bandar Lampung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, selama 344 tahun perjalanan sejarahnya, Bandar Lampung telah berkembang menjadi gerbang Pulau Sumatra yang strategis sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan di Provinsi Lampung.

Menurut Eva, capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota.

Pada HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema *“Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas.”* Tema tersebut mencerminkan tekad menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.

“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.

Ia menegaskan, berbagai program pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan.

Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Bandar Lampung yang kini memasuki usia ke-344 tahun. Menurutnya, Bandar Lampung telah menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung sekaligus simbol perkembangan daerah di Pulau Sumatra.

“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.

Gubernur berharap Bandar Lampung terus berkembang menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun pendatang. Ia juga menilai Bandar Lampung sebagai salah satu kota paling maju di Sumatra yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Serta memperluas lapangan pekerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tandas. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading