Politik
Gerindra Pesawaran Bergerak Gelar Pengobatan Gratis
Alteripost.co, Pesawaran-
Bendahara Umum DPD Partai Gerindra Lampung, Elly Wahyuni yang juga Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung daerah pemilihan (Dapil) tiga, bersama DPC Gerindra Pesawaran menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat di Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran Selasa (7/03/2023).
Kegiatan Pengobatan Gratis dari Partai Gerindra ini disambut antusias warga. Sekitar seratusan masyarakat Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, mendapat pelayanan kesehatan serta pengobatan gratis.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan berbagai keluhan penyakit antara lain : tensi darah, gula darah, asam urat, serta penyakit lainnya.
Usai mendapatkan pengobatan serta pelayanan kesehatan, beberapa warga menyampaikan rasa sukur dan ucapan terima kasih kepada Partai Gerindra atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami kader Gerindra selalu berusaha untuk dekat dengan masyarakat dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Sesuai dengan apa yang menjadi Amanah Bapak Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra. Beliau ingin rakyat Indonesia sehat, sejahtera dan Indonesia bangkit jaya kembali. Oleh karena itu mohon doa restu dan dukungannya agar nanti di tahun 2024 Bapak Prabowo terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, dan Gerindra menang,” kata Elly melalui siaran pers.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPC Gerindra Pesawaran, Rico Julian mendampingi Bendahara Umum Elly Wahyuni yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut.
“Sesuai apa yang telah disampaikan oleh Ketua Umum, untuk itu kami berkomitmen untuk melaksanakan amanah tersebut. Sebelumnya kami sudah melakukan kunjungan bulan lalu dan ternyata memang banyak dari masyarakat desa Way Urang yang membutuhkan bantuan medis, maka hari ini kami selaku kader partai Gerindra Pesawaran bersama sayap partai team KESIRA (Kesehatan Indonesia Raya) kembali untuk menepati janji dan memenuhi permintaan tersebut,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Rinaldi Alzier selaku wakil ketua DPC Gerindra Pesawaran menambahkan, semoga bantuan kesehatan gratis ini dapat berguna untuk masyarakat desa Way Urang. Karena untuk membangun desa yang maju harus dimulai dari anggota masyarakat yang sehat. (Rls)
Politik
Belum Ada SK, Rycko Menoza Dorong Pelantikan Pengurus Golkar Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung masih menjadi tanda tanya setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Senin (21/9/2026).
Persoalan tersebut mencuat setelah adanya perbedaan informasi mengenai proses penyusunan kepengurusan pasca-Musda. Ketua terpilih Rycko Menoza kemudian menggelar konferensi pers pada Selasa (22/9/2026) untuk memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.
Rycko Menoza mengatakan, setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua terpilih, proses penyusunan kepengurusan seharusnya dilakukan melalui tim formatur yang telah dibentuk dalam Musda.
Menurutnya, tim formatur memiliki peran penting dalam membahas dan menyepakati komposisi kepengurusan sebelum ditetapkan secara resmi.
Namun, Rycko mengaku mendapatkan informasi bahwa tim formatur belum melakukan rapat untuk membahas susunan kepengurusan secara bersama-sama. Di sisi lain, secara tiba-tiba muncul susunan kepengurusan yang beredar.
“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba-tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan bagi kami,” ujar Rycko Menoza dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2026).
Menurut Rycko, kondisi tersebut perlu segera diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan di internal Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Ia menilai, setelah Musda selesai, tahapan berikutnya seharusnya dapat berjalan secara terarah sehingga kepengurusan baru segera terbentuk dan dapat menjalankan roda organisasi.
Ingin Segera Bekerja
Rycko menegaskan, pihaknya tidak ingin persoalan mengenai susunan kepengurusan berlarut-larut. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah adanya kejelasan mengenai struktur kepengurusan sehingga roda organisasi dapat segera berjalan.
Ia mengatakan, dirinya bersama jajaran yang nantinya menjadi bagian dari kepengurusan pada dasarnya telah siap bekerja menjalankan program-program Partai Golkar di Kota Bandar Lampung.
“Kami mau bekerja, tetapi apa daya SK kami belum ada. Jadi harapan kami pelantikan ini segera dilaksanakan dengan kepengurusan yang jelas. Kami ingin segera bekerja dan menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab kami,” katanya.
Rycko menyebut, kejelasan kepengurusan menjadi penting karena setelah proses Musda, organisasi membutuhkan kepastian mengenai siapa saja yang akan menjalankan tugas dan fungsi di jajaran DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Dengan adanya kepengurusan yang telah ditetapkan secara resmi, berbagai agenda organisasi diharapkan dapat segera dijalankan tanpa terkendala persoalan administratif maupun ketidakjelasan struktur.
Tim Formatur Akan Gelar Rapat Lanjutan
Sementara itu, dari sisi tim formatur, munculnya susunan kepengurusan yang telah beredar menjadi bagian dari persoalan yang akan dibahas lebih lanjut.
Tim formatur menyatakan akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas penyusunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Rapat tersebut nantinya menjadi forum untuk membahas komposisi kepengurusan serta memastikan struktur organisasi yang akan diajukan secara resmi.
Tim formatur juga menegaskan bahwa proses penyusunan kepengurusan masih perlu dibahas bersama agar terdapat kesepahaman di antara pihak-pihak yang memiliki mandat dalam tim formatur.
Dengan adanya rencana rapat lanjutan tersebut, proses penyusunan kepengurusan diharapkan dapat segera menemukan titik terang sehingga tidak lagi menimbulkan simpang siur di internal partai.
Rycko berharap hasil rapat formatur nantinya dapat menjadi dasar untuk segera menyelesaikan tahapan administrasi kepengurusan hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan.
Dorong Penyelesaian Secara Internal
Rycko juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tersebut melalui mekanisme organisasi.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan kepengurusan memiliki kepentingan yang sama, yakni memastikan Partai Golkar Kota Bandar Lampung dapat segera menjalankan agenda organisasi.
Ia berharap proses pembahasan di tingkat formatur dapat berlangsung secara terbuka dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.
“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, kemudian dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai karena persoalan administrasi dan kepengurusan ini, kerja-kerja organisasi justru tertunda,” pungkas Rycko Menoza.
Dengan demikian, tahapan pasca-Musda XI saat ini masih menunggu hasil pembahasan tim formatur. Kepengurusan yang sebelumnya beredar juga masih menjadi bagian dari persoalan yang perlu diklarifikasi dan disesuaikan dengan hasil rapat formatur.
Sementara itu, hingga Selasa (22/9/2026), waktu pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara pasti.
Rapat lanjutan tim formatur diharapkan menjadi langkah untuk memperjelas komposisi kepengurusan sekaligus mempercepat proses penerbitan SK dan pelantikan pengurus baru. (Radian)

