Bandar Lampung
Herman HN : Pemberian Dosis ke 2 Merupakan Tahap Lanjutan
Diketahui, Pelaksanaan Vaksinasi Sinovac ini merupakan tahapan lanjutan yakni pemberian dosis ke dua, setelah pemberian vaksinasi kepada pejabat publik Pemkot Bandar Lampung tahap pertama pada Jum’at (15/01/2021) lalu.
Walikota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, pemberian pada dosis ke dua merupakan tahap lanjutan setelah pemberian vaksinasi dosis pertama. Selain itu, vaksinasi juga diikuti oleh pejabat publik Kota Bandar Lampung yang sudah mengikuti dosis pertama, dan ada juga pejabat publik serta masyarakat yang baru mengikuti vaksinasi dosis pertama pada hari ini.
“Ini vaksin ke dua, mudah-mudahan lebih seger lagi ya, ini kan untuk kekebalan tubuh dari Covid-19, ini juga untuk umum, ada wartawan, ada lawyers tadi, ada dari cleaning servis, dari Pelayanan Capil, ada Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian, Kabag Kesra dan banyak lagi”. Kata Herman HN usai vaksinasi.
Selain itu Walikota Herman HN mengatakan, untuk hari ini Vaksinasi Sinovac diberi kepada 40 orang, termasuk 20 orang yang menerima vaksin pada tahap pertama, dan ditambah orang baru yang mengikuti vaksinasi sebanyak 20. Terangnya.
“Sedangkan untuk orang yang sudah di Vaksin sampai saat ini sejumlah 3.469 atau sekitar 35 persen sudah di vaksin, saya juga sudah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) supaya jangan lama-lama, sebulan 9.000 itu abis, ya harus habis, nanti dari pusat datang lagi kita vaksin lagi supaya rakyat sehat semua dan kekebalan tubuhnya kuat semua”. Tutur Walikota.
Lebih lanjut Walikota Herman HN juga menambahkan, setelah pemberian vaksin dosis pertama, kondisi objek vaksinasi sinovac tidak mengalami keluhan dan mereka mengaku lebih sehat dibandingkan sebelumnya.
“Kita lihat bersama, wartawan juga liat baik dari Forkopimda, dari pejabat lain, semuanya baik-baik saja, gak ada masalah, buktinya sehat sehat semua saya ingin bagaimana masyarakat kota Bandar Lampung harus sehat semua”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Bandar Lampung Expo 2026 Dongkrak Ekonomi, Nilai Transaksi Meningkat Jadi Rp3,1 Miliar
Alteripost Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, sejak 17 hingga 24 Juli 2026, ajang tahunan tersebut mencatat perputaran uang sekitar Rp3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,4 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian transaksi pada Expo tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bidang kuliner, menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi.
“Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.
Ia menjelaskan, dominasi sektor kuliner menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan selama pameran berlangsung.
Bandar Lampung Expo 2026 menghadirkan puluhan stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan daerah, layanan publik, dan hiburan turut menjadi daya tarik bagi ribuan pengunjung selama pelaksanaan expo.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Menurut Eva, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung ke-342 berjalan lancar dan puncaknya sudah kita laksanakan. Ini adalah pesta rakyat. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan wartawan yang terus mengawal kegiatan ini dari awal hingga akhir,” ujar Eva.
Eva juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam expo. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, mengingat Bandar Lampung merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah di Sumatra hingga Pulau Jawa.
Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di akhir sambutannya, Eva meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan pembangunan kota yang semakin maju.
“Harapannya Bandar Lampung terus berkembang, pembangunan berjalan semakin baik, dan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

