Connect with us

Bandar Lampung

Herman HN : Pemberian Dosis ke 2 Merupakan Tahap Lanjutan

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali melaksanakan Vaksinasi Sinovac, di Halaman Mall Pelayanan Publik Satu Atap Pemkot Bandar Lampung. Jumat (29/1/2021).

Diketahui, Pelaksanaan Vaksinasi Sinovac ini merupakan tahapan lanjutan yakni pemberian dosis ke dua, setelah pemberian vaksinasi kepada pejabat publik Pemkot Bandar Lampung tahap pertama pada Jum’at (15/01/2021) lalu.

Walikota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, pemberian pada dosis ke dua merupakan tahap lanjutan setelah pemberian vaksinasi dosis pertama. Selain itu, vaksinasi juga diikuti oleh pejabat publik Kota Bandar Lampung yang sudah mengikuti dosis pertama, dan ada juga pejabat publik serta masyarakat yang baru mengikuti vaksinasi dosis pertama pada hari ini.

“Ini vaksin ke dua, mudah-mudahan lebih seger lagi ya, ini kan untuk kekebalan tubuh dari Covid-19, ini juga untuk umum, ada wartawan, ada lawyers tadi, ada dari cleaning servis, dari Pelayanan Capil, ada Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian, Kabag Kesra dan banyak lagi”. Kata Herman HN usai vaksinasi.

Selain itu Walikota Herman HN mengatakan, untuk hari ini Vaksinasi Sinovac diberi kepada 40 orang, termasuk 20 orang yang menerima vaksin pada tahap pertama, dan ditambah orang baru yang mengikuti vaksinasi sebanyak 20. Terangnya.

“Sedangkan untuk orang yang sudah di Vaksin sampai saat ini sejumlah 3.469 atau sekitar 35 persen sudah di vaksin, saya juga sudah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) supaya jangan lama-lama, sebulan 9.000 itu abis, ya harus habis, nanti dari pusat datang lagi kita vaksin lagi supaya rakyat sehat semua dan kekebalan tubuhnya kuat semua”. Tutur Walikota.

Lebih lanjut Walikota Herman HN juga menambahkan, setelah pemberian vaksin dosis pertama, kondisi objek vaksinasi sinovac tidak mengalami keluhan dan mereka mengaku lebih sehat dibandingkan sebelumnya.

“Kita lihat bersama, wartawan juga liat baik dari Forkopimda, dari pejabat lain, semuanya baik-baik saja, gak ada masalah, buktinya sehat sehat semua saya ingin bagaimana masyarakat kota Bandar Lampung harus sehat semua”. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Respons Cepat Pemkot dan PT KAI, Ruas Jalan Hanoman yang Rusak Parah Kini Mulus

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Ruas Jalan Hanoman di bawah jembatan rel kereta api, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, yang sebelumnya rusak parah, akhirnya diperbaiki.

Informasi yang diterima awak media menyebutkan, perbaikan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjung Karang setelah adanya permintaan dari Wali Kota Bandar Lampung. Pengerjaan dilaksanakan pada Jumat (21/11/2025) malam.

Salah satu warga setempat, Andi, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat pemerintah dan PT KAI dalam merespons keluhan warga.

“Alhamdulillah sudah diperbaiki. Saya yang setiap hari melintas sangat berterima kasih kepada Pemkot Bandar Lampung dan PT KAI yang telah merespons cepat,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Meski demikian, Andi tetap berharap pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi infrastruktur utama di Kota Bandar Lampung.

“Saya berharap ke depan Pemkot lebih sigap memperbaiki jalan rusak. Infrastruktur jalan ini sangat penting dalam aktivitas masyarakat. Kalau jalannya bagus, kebijakan Pemkot pun pasti lebih didukung,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, perbaikan jalan sudah dilakukan secara signifikan sehingga kini pengguna jalan dapat melintas tanpa hambatan.

Sebelumnya: Dana Hibah Dikritik, Jalan Alternatif Rusak Parah

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung pada tahun 2025 mengucurkan dana hibah kepada sejumlah instansi, salah satunya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dengan total anggaran sebesar Rp60 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp15 miliar telah disalurkan pada tahun ini.

Kebijakan itu menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warga menilai dana hibah tersebut tidak terlalu mendesak, terlebih masih banyak infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius, termasuk Jalan Alternatif Hanoman di Kecamatan Tanjung Karang Timur yang mengalami kerusakan cukup parah.

Salah satu warga, Zaenal, saat itu menilai Pemkot seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat.

“Jalan ini sudah berulang kali rusak. Ini kan jalan di bawah jembatan rel kereta dan menjadi jalur alternatif yang sering dilewati warga. Seharusnya pemkot memperbaiki jalan ini daripada memberikan dana hibah ke instansi lain,” ujarnya.

Zaenal juga menyayangkan kurangnya respons Pemkot terhadap keluhan masyarakat.

“Kami sudah berkali-kali melapor ke pamong setempat, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal ini jalan utama bagi warga. Seharusnya pemkot lebih responsif,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerusakan jalan tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan.

> “Lubangnya cukup dalam. Sudah beberapa kali mobil kecil masuk ke kubangan dan mengalami lecet bodi atau sasis bengkok karena benturan. Kalau dibiarkan, ini jelas membahayakan,” ungkapnya.

Zaenal kala itu berharap Pemkot Bandar Lampung segera melakukan perbaikan agar masyarakat dapat kembali melintas dengan aman.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, pesan yang dikirimkan hanya berstatus centang satu dan hingga berita ditayangkan belum memberikan tanggapan. Begitu pula Manager Humas PT KAI Tanjung Karang, Zaki, yang belum merespons pertanyaan terkait kemungkinan bantuan CSR untuk perbaikan jalan tersebut.

Dengan telah selesainya perbaikan di Ruas Jalan Hanoman ini, warga berharap langkah serupa dapat diterapkan pada titik-titik kerusakan jalan lain di Bandar Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading